Menu

Hasil Survei LIPI: Penyerapan dan Kapasitas Tenaga Kerja era Jokowi 74 persen Buruk

  Dibaca : 272 kali
Hasil Survei LIPI: Penyerapan dan Kapasitas Tenaga Kerja era Jokowi 74 persen Buruk
Presiden Joko Widodo dan Wakil presiden Jusuf Kalla | Foto: Ist.

Lampung.co – Pembangunan infrastruktur kelistrikan, air bersih, dan transportasi publik pada zaman Presiden Joko Widodo (Jokowi) buruk.

Kesimpulan tersebut merupakan hasil survey Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) terhadap 145 ahli di bidang politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan dan keamanan.

Survey ini diselenggarakan di 11 provinsi antara lain; Sumatera Barat, Lampung, Jakarta, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Bali dan Sulawesi Tengah pada periode April-Juli 2018.

Hasilnya sebagian besar menyatakan bahwa pembangunan tiga infrastruktur tersebut pada era Jokowi belum memenuhi harapan.

Untuk infrastruktur air bersih, jumlah responden yang menyatakan bahwa pembangunan masih buruk mencapai 44,8 persen.

Sementara itu untuk listrik dan transportasi publik, jumlah responden yang menyatakan bahwa pembangunan infrastruktur masih buruk masing-masingnya mencapai 40 persen dan 37,2 persen.

Selain pandangan tersebut, Koordinator Survey Ahli LIPI Esty Ekawati mengatakan bahwa para ahli juga menilai pembangunan infrastruktur belum memperbaiki pendapatan masyarakat.

“Mereka menilai sampai saat ini pendapatan masyarakat masih buruk,” kata Esty dilansir cnnindonesia.com.

Bahkan sebanyak 53,80 persen para ahli menilai bahwa disparitas harga antar wilayah juga masih buruk.

Sementara selain infrastruktur, Kepala Pusat Penelitian Politik LIPI Firman Noor menyebutkan bahwa para ahli juga menyoroti kinerja Pemerintahan Jokowi di bidang industri.

“Mereka (para ahli) menilai bahwa kinerja pemerintah di bidang industri, terutama terkait penyerapan dan kapasitas tenaga kerja masih buruk (74 persen),” ungkap Firman.

Kegiatan ekonomi luar negeri, termasuk ekspor, impor serta utang luar negeri dinilai 50 persen responden berada dalam kondisi yang masih buruk.

Selain itu, hal yang juga menjadi catatan ahli adalah akses masyarakat terhadap perumahan yang dinilai oleh 54,47 persen ahli masih sangat buruk.

“Ini wajib menjadi catatan karena belum ada solusinya,” tutup Firman. (*)

Iklan Baris
Jasa pembuatan website untuk lembaga atau bisnis. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Banner Ads

- Iklan Layanan Masyarakat -
-Selamat Hari Raya Idul Fitri 1440 H-


Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional