fbpx
Connect with us

Berita

Hari Mangrove Sedunia, Bagaimana Kondisi Mangrove di Lampung?

Published

on

Kondisi Hutan Mangrove
Kondisi Hutan Mangrove di bibir pantai dusun Penubaan, Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan | Foto: Ist.

Lampung.co – Hari mangrove sedunia diperingati setiap tanggal 26 Juli. Sama dengan peringatan hari mangrove sedunia tahun-tahun sebelumnya, pada peringatan tahun 2020 kondisi mangrove di Indonesia kembali tuai sorotan.

Mangrove yang diketahui memiliki banyak manfaat ini, belakangan menjadi korban dari praktik eksploitasi garis pantai. Mangrove dapat berfungsi sebagai pendukung ekosistem perairan dan juga ekonomi perairan.

Tak hanya itu, mangrove juga disebut dapat meminimalisir gelombang air laut yang mengikis daratan. Kemudian, jika dibandingkan dengan hutan alam, hutan mangrove dinilai lebih banyak menghasillan oksigen serta lebih tinggi dalam menyerap zat karbon.

Lampung, menjadi salah satu penyokong garis pantai terpanjang di Indonesia, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) menyebut, Lampung memiliki garis pantai sepanjang 1.105 KM persegi atau memiliki luas 110.500 Hektar garis pantai.

Namun, keberadaan kawasan konservasi ekosistem mangrove di Lampung saat ini hanya seluas 2.013,06 hektare, yang tersebar di kabupaten Tulang Bawang, Lampung Timur, Lampung Selatan, Pesawaran, dan Kota Bandar Lampung.

“Hal ini cukup miris, karena idealnya jika melihat garis pantai yang cukup luas, seharusnya kita (Lampung) memiliki 30% areal yang tertutupi mangrove,” kata Irfan Tri Musri, Direktur Eksekutif Walhi Lampung, Minggu (26/7/2020).

Hal ini masih diperburuk dengan adanya eksploitasi pasir laut yang masif dan juga industri yang berdampak buruk terhadap kawasan mangrove berkedok pariwisata. Dalam temuannya, Walhi Lampung mengungkap banyaknya Kabupaten yang potensial akan adanya praktik tersebut.

“Saat ini pengerukan pasir laut dan reklamasi kedok pariwisata masih ada, seperti di Tulang Bawang, Lampung Selatan dan Pesawaran,” beber Irfan.

Disinggung terkait mangrove di kawasan Bumi Dipasena, Kabupaten Tulang Bawang, Irfan menilai bahwa apa yang terjadi di Dipasena merupakan contoh dari tidak tersedianya hutan mangrove untuk mencegah abrasi.

“Kalo Dipasena berat itu, itu jadi contoh kalo mangrove itu penting untuk roda perekonomian,” jelas jelasnya.

Dari informasi yang didapat Lampung.co, ada beberapa jalur di kawasan pertambakan di Kabupaten Tulang Bawang yang saat ini telah tergerus akibat abrasi. Diantaranya Desa Bumi Dipasena Sentosa, Kecamatan Rawajitu Timur. (aaf)

 16,847 kali dilihat,  4 kali dilihat hari ini



Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188

Tim Redaksi media online Lampung.co menerbitkan berita-berita khusus, termasuk berita advertorial. Hubungi tim redaksi melalui email redaksi@lampung.co atau WhatsApp 0811-796-2288

Berita

Abdul Hakim Hadiri Silaturahmi Pengasuh Ponpes se-Kabupaten Pesawaran

Ketua Forum Pengasuh Pondok Pesantren (FKPP) Kabupaten Pesawaran Ustaz Arsali menyambut baik kehadiran senator Lampung Abdul Hakim.

 2,161 kali dilihat,  601 kali dilihat hari ini

Published

on

Abdul Hakim
Abdul Hakim menghadiri silaturahmi pengasuh pondok pesantren se-Kabupaten Pesawaran, Ahad (23/1/2022) | Foto: Ist.

Lampung.co – Anggota Komite IV DPD RI daerah pemilihan Lampung Abdul Hakim menghadiri silaturahmi pengasuh pondok pesantren se-Kabupaten Pesawaran, Ahad (23/1/2022). Acara diadakan di Pondok Pesantren Daarul Ikrom Kedondong, Pesawaran.

Ketua Forum Pengasuh Pondok Pesantren (FKPP) Kabupaten Pesawaran Ustaz Arsali menyambut baik kehadiran senator Lampung Abdul Hakim.

Agenda silaturahmi diadakan setiap triwulan. Jumlah pesantren yang sudah terdaftar di Pesawaran sebanyak 40 dari 110 pesantren yang ada di kabupaten ini.

Pesantren merupakan lembaga tertua di Indonesia semoga ke depan keberadaannya bisa eksis dan diakui berbagai pihak dan tidak dipandang sebelah mata.

KH Ikrom Saputra, tuan rumah dan pembimbing Forum Pengasuh Pondok Pesantren Kabupaten Pesawaran, dalam sambutannya mengatakan, acara ini rutin dilakukan setiap triwulan sebagai sarana silaturahmi untuk menjaga tali persaudaraan.

Abdul Hakim dalam sambutannya mendukung penuh hadirnya pendidikan tinggi (institut) di salah satu pesantren di Pesawaran yang fokus tentang pendidikan agama.

Ia mengatakan, nanti para guru dan santri yang ingin melanjutkan pendidikan yang jenjangnya lebih tinggi tidak jauh-jauh ke Bandar Lampung cukup di Pesawaran khususnya di Kedondong.

“Saya juga alumni pesantren. Selain menjalani sekolah umum, saya juga mengenyam pendidikan di pesantren,” ujar Hakim. (*)

 2,162 kali dilihat,  602 kali dilihat hari ini



Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Berita

Abdul Hakim Siap Bantu Percepatan Akses Kartu Petani Berjaya

Hakim menilai, KPB bisa menjadi alternatif petani mendapatkan penghidupan yang lebih baik.

 2,309 kali dilihat,  600 kali dilihat hari ini

Published

on

Kartu Petani Berjaya
Ilustrasi Program Kartu Petani Berjaya | Foto: Ist.

Lampung.co – Anggota Komite IV DPD RI daerah perwakilan Lampung Abdul Hakim mengapresiasi langkah percepatan akses Kartu Petani Berjaya (KPB) yang diprogramkan Gubernur Arinal Djunaidi.

Abdul Hakim menyatakan ia siap membantu percepatan itu. Pasalnya, ia sering datang ke banyak desa di Lampung, termasuk mengajak petani ikut menjadi peserta KPB.

Abdul Hakim bahkan siap menjadi duta KPB. Ia ingin semua petani mendapatkan akses itu. Sehingga kehidupan petani menjadi lebih baik.

Hakim menilai selama ini masih ada petani yang belum mengetahui itu. Padahal jika direalisasikan, kartu itu bisa menjadi alat akselerasi tercapainya kesejahteraan.

Hakim mengatakan, kalangan perbankan juga siap menyukseskan KPB. Ini ia dapatkan saat berdialog dengan kalangan perbankan. Mereka juga siap mewujudkan KPB agar program “Lampung Berjaya” bisa direalisasikan sesegera mungkin.

Hakim menilai, KPB bisa menjadi alternatif petani mendapatkan penghidupan yang lebih baik. Akses KPB juga bisa digunakan untuk membuka usaha baru di luar usaha pertanian yang selama ini diandalkan. (*)

 2,310 kali dilihat,  601 kali dilihat hari ini



Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Berita

DPD RI Minta Pemerintah dan DPR Segera Bahas RUU BumDes

“Dalam rangka memberikan penguatan ekonomi di Desa, maka RUU BumDes ini perlu segera dibahas dan dicermati secara serius,” ungkap Abdul Hakim

 7,658 kali dilihat,  552 kali dilihat hari ini

Published

on

Abdul Hakim
Anggota DPD RI asal daerah pemilihan Lampung Abdul Hakim | Foto: Ist.

Lampung.co – Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Abdul Hakim meminta kepada Pemerintah dan DPR RI untuk segera membahas Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Badan Usaha Milik Desa (BumDes).

“Dalam rangka memberikan penguatan ekonomi di Desa, maka RUU BumDes ini perlu segera dibahas dan dicermati secara serius,” ungkap Abdul Hakim dalam Raker bersama DPR dan Pemerintah di Ruang Rapat Baleg DPR RI Nusantara 1, Kamis (20/1/2022)

Senator asal Lampung ini melanjutkan, memberikan penguatan Bumdes sebagai instrumen penting untuk menguatkan dan mendorong pertumbuhan dan pemberdayaan ekonomi rakyat di pedesaan, sebagai penguat soko guru perekonomian nasional.

Perlu diketahui, RUU Bumdes merupakan usulan inisiatif DPD RI dan sudah menjadi Program Legislasi Nasional (Prolegnas) prioritas tahun 2021. Saat ini jumlah Bumdes telah mencapai 45.549 unit, ini peningkatan yang tajam dimana pada 2014 Bumdes hanya berjumlah 1.022 unit.

“Bumdes merupakan suatu badan usaha yang perlu kita tingkatkan statusnya nanti berbadan hukum, ini komitmen kita bersama dalam memajukan perekonomian desa melalui optimalisasi peran Bumdes,” tutup Abdul Hakim. (*)

 7,659 kali dilihat,  553 kali dilihat hari ini



Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Banyak Dibaca