Menu

Hakim PN Tanjungkarang Vonis Kurir Sabu Penjara Seumur Hidup

  Dibaca : 78 kali
Hakim PN Tanjungkarang Vonis Kurir Sabu Penjara Seumur Hidup
Kepala BNN Komjen Pol Heru Winarko menunjukkan sejumlah barang bukti sabu, Kamis (26/4/2018). | Foto: Wartakota

Lampung.co – Dua terdakwa kurir sabu seberat enam kilogram, Hendrik (36) dan Rafi Febrianto divonis seumur hidup oleh Hakim Pengadilan Negeri (PN) Kelas IA Tanjungkarang, Bandarlampung, Selasa (04/12).

Selain vonis seumur hidup, kurir sabu tersebut juga didenda Rp1 miliar.

“Jika kedua terdakwa tidak bisa membayar denda, diganti kurungan penjara selama enam bulan,” ucap Surono dilansir dari okezone.com.

Disebutkannya, bahwa kedua terdakwa yang disidangkan secara terpisah, oleh majelis hakim dijatuhi Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Yakni, karena keduanya tanpa hak melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli menukar atau menyerahkan narkotika golongan I bukan tanaman jenis sabu-sabu yang beratnya melebihi satu kilogram.

Usai membacakan putusan, Majelis Hakim menawarkan kepada para terdakwa selama tujuh hari untuk melakukan upaya banding, pikir-pikir atau menerima putusan.

Atas putusan tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) bersama kedua terdakwa melalui penasihat hukumnya menyatakan pikir-pikir. Sebelumnya, JPU Sabi’in menuntut keduanya dengan kurungan penjara selama 18 tahun.

Perbuatan terdakwa berawal pada 11 April 2018, saat itu terdakwa mendapat telepon dari Tinu (DPO) dan memerintahkan terdakwa untuk menjemput sabu-sabu dari orang tidak dikenal.

Terdakwa mengiyakan, dan Tinu meminta terdakwa untuk menunggu perintah melalui telepon. Tidak lama kemudian, terdakwa Hendrik diminta untuk menunggu di Hajimena, Natar Lampung Selatan.

Selanjutnya terdakwa diarahkan untuk menunggu di Bundaran Raden Intan, dan kemudian terdakwa dihubungi oleh terdakwa Rafi yang akan menyerahkan narkotika seberat 6 Kg tersebut.

Namun saat menunggu, terdakwa Hendrik ditangkap anggota Badan Nasional Narkotika Provinsi (BNNP) yang sebelumnya terlebih dahulu menangkap terdakwa Rafi. (*)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!
- Advertisement -


Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional