Gula Impor Masuk 150 Ribu Ton, Mentan: Stok Aman

Tim Redaksi

Lampung.co – Kelangkaan kebutuhan sembilan bahan pokok atau sering disingkat Sembako di tengah pandemi Corona 19 saat ini juga mengakibatkan panic buying masyarakat di sejumlah daerah.

Salah satu yang termasuk dalam Sembako menurut Permendag 27/2017 adalah gula. Harga gula sendiri sempat menjadi sorotan Presiden Jokowi dalam rapat terbatas (Ratas) Kamis (2/4/2020) kemarin.

Tak hanya harga melambung tinggi yang menjadi persoalan, tapi kelangkaan juga terjadi termasuk di Provinsi Lampung karena diduga akibat penimbunan gula yang dilakukan oleh perusahaan.

Terkait masalah tersebut, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) meminta pabrik gula di Indonesia membantu ketersediaan gula konsumsi dan mempercepat pendistribusian ke masyarakat.

Hal itu diungkapkannya saat meninjau gudang raw sugar dan gudang produk milik PT. Permata Dunia Sukses Utama di Cilegon, Provinsi Banten, Jumat (3/4/2020) pagi.

“Kami yakin stok aman, kita punya persiapan 250.000 ton gula dari pabrik-pabrik yang ada, ditambah gula impor yang masuk hingga 150.000 ton,” kata SYL dikutip dari CNBC Indonesia.

Ia mengajak pabrik gula rafinasi untuk ikut membantu memenuhi kebutuhan gula masyarakat. “Kami minta untuk memproduksi gula pasir putih konsumsi dengan harga standard Rp. 12.500,” pintanya. (*)

Tim Redaksi

Tim Redaksi media online Lampung.co menerbitkan berita-berita khusus, termasuk berita advertorial. Hubungi tim redaksi melalui email redaksi@lampung.co

Related Post

Leave a Comment

Ads - Before Footer