Gerakan 2019 Ganti Presiden Bukan Pelanggaran Kampanye, Ini Penjelasannya

Tim Redaksi

Lampung.co – Gerakan aksi #2019gantipresiden bukanlah pelanggaran kampanye. Hal tersebut disampaikan Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Fritz Edward Siregar.

Fritz menilai tidak ada pelanggaran kampanye terkait aksi #2019gantipresiden. “Ini bagian dari kebebasan berbicara,” kata Fritz di Jakarta, menanggapi aksi #2019gantipresiden seperti dikutip dari liputan6.com.

Kendati demikian, Fritz mengimbau, agar para penggerak aksi #2019gantipresiden saat menyampaikan kebebasan berbicara hendaknya tetap patuh kepada peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

Kata dia, sesuai Undang-Undang Nomor 7 tahun 2018 tentang Pemilu, yang disebut pelanggaran kampanye baru dapat terjadi bila KPU telah menetapkan calon peserta pemilu termasuk calon presiden dan wakil presiden.

Dan, sementara, sampai saat ini, dilanjutkannya, belum ada satupun bakal calon presiden dan wakil presiden yang ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum.

Untuk itu, menurut dia, masalah ini bukan menjadi kewenangan Bawaslu. Namun, apabila terjadi hal-hal yang dinilai melanggar hukum, intimidasi, persekusi maka dapat dilaporkan ke Kepolisian.

“Pihak Kepolisian melakukan apa yang seharusnya dilakukan,” pungkasnya. (*/goy)

Tim Redaksi

Tim Redaksi media online Lampung.co menerbitkan berita-berita khusus, termasuk berita advertorial. Hubungi tim redaksi melalui email redaksi@lampung.co

Related Post

Leave a Comment

Ads - Before Footer