Gajah di PLG TNWK Tiba-tiba Roboh, Penyebab Kematian Belum Diketahui

Rodi Ediyansyah

Lampung dot coKabar Lampung | Seekor gajah jinak jantan Bernama Mambo yang ada di Pusat Latihan Gajah (PLG) Taman Nasional Way Kambas (TNWK) mati di kandangnya pada Jumat (23/6/2023) kemarin.

Humas Balai TNWK Sukatmoko mengatakan sebelum gajah Mambo dinyatakan mati lebih dulu diketahui oleh sejumlah Mahout atau pawang gajah Mambo dalam keadaan sakit tidak bisa berdiri.

“Sekitar pukul 06.30 WIB para mahout PLG beraktivitas seperti biasa mengeluarkan gajah dari kendang untuk digembalakan, pada saat itu gajah Mambo terpantau dalam kondisi masih berdiri di kandangnya, namun sekitar pukul 06.45 terpantau dalam kondisi roboh,” kata dia.

Lalu mahot yang mengetahui melapor ke pihak Rumah Sakit Gajah dimana disana ada dokter Esti, saat itu juga dokter Esti dan anggotanya mengobati dan menunggu kondisi gajah tersebut.

Sekitar pukul 7.30 gajah yang memiliki gading besar itu dipastikan mati, dan beberapa tenaga medis dari RS Gajah, tenaga medis dari Suaka Rhino Sumatra dan mahasiswa kedokteran hewan dari IPB melakukan otopsi.

“Perlu waktu untuk mengetahui penyebab kematian gajah tersebut, karena organ yang diambil akan dibawa ke laboratorium lebih dulu,” kata ujar.

Hingga kini Tim dokter Taman Nasional Way Kambas (TNWK) sedang mencari tahu penyebab kematian Mambo. Sebab berdasarkan catatan medis, gajah tersebut tidak pernah ada masalah.

Diketahui, Mambo merupakan gajah hasil rescue dan ditranslokasi dari Palembang ke Pusat Latihan Gajah (PLG) Taman Nasional Way Kambas (TNWK) pada tanggal 15 April 1985 silam. (*)

Rodi Ediyansyah

Rodi Ediyansyah merupakan salah satu editor media online Lampung.co yang bertugas mencari, menyunting dan menerbitkan naskah berita atau artikel dari penulis. Kontak rhodoy@lampung.co

Related Post

Ads - Before Footer