Finalis Enterpreneur Muda BI: Kami Salurkan Zakat ke Lembaga Seperti ACT Lampung

Tim Redaksi

Lampung.co – Finalis Enterpreneur Muda Bank Indonesia Dea Adelia pemilik Kisara Hijab berkisah di mana harus memotong bagian bawah setiap membeli pakaian baru, sehingga dirinya membuat usaha fashion muslim custom.

Hal tersebut dikisahkannya saat berlangsungnya Festival Ekonomi Syariah (Fesyar) Road to ISEF. Menurutnya, dengan metode yang digunakannya tersebut, konsumen dapat custom ukuran, warna dan model.

Selain itu, Dea mengaku untuk pusat produksi di Sukoharjo Pringsewu, tenaga kerja ditempatkan dirumah masing-masing.

“Indonesia negara yang mayoritas muslim sehingga usaha fashion muslim masih dipandang punya potensi yang baik,” terangnya, Sabtu (4/08/2018) di Lampung Walk.

“Kisara selalu menjadi wardrobe untuk beberapa presenter tv dan kegiatan fashion show, ke depan kami ada pengembangan produk tapis Lampung dan mempunyai aplikasi di android untuk order,” tambahnya.

Selain itu ia juga berkisah, dalam usahanya ia juga tak lupa membayar zakat dan sedekah.

“Penerapan syariah untuk produk yang terjual kami membayar zakat dan sedekah, lalu kami salurkan ke lembaga seperti ACT Lampung,” tutupnya.

Sementara, dalam rangkaian Festival Ekonomi Syariah (Fesyar) Road to ISEF juga menghadirkan Ketua Umum Serikat Saudagar Nusantara (SSN) yang juga CEO Keke Busana Rendy Saputra.

Kegiatan bertajuk “Talkshow Wirausaha Syariah” diikuti ratusan wirausaha dari dalam dan luar Provinsi Lampung

Menurut Rendy, dalam ekonomi islam pedagang tidak boleh menciptakan keuntungan tanpa ada pertambahan nilai di sektor riil. Sehingga islam membagi dua unsur yakni alat dan komoditas.

Uang dalam islam dijelaskannya sebagai alat, sedangkan produk merupakan komoditas. Spirit ekonomi syariah tidak memperjual belikan alat moneter.

Kita harus menghadirkan nilai tambah di masyarakat, dari bahan baku kemudian disiapkan pengolahanya.

“Anda punya lahan ditanami singkong kemudian buat tepung mocaf, inilah nilai tambah yang diharapkan dalam spirit ekonomi syariah,” jelasnya

Spirit Ekonomi Islam Sektor Riil merupakan Keberkahan. Selain itu, menurutnya, masa depan ekonomi syariah di Indonesia adalah ventura.

Jadi, kata dia, mengumpulkan uang masyarakat dan menyalurkan ke pengusaha dengan keikutsertaan saham. (*/goy)

Tim Redaksi

Tim Redaksi media online Lampung.co menerbitkan berita-berita khusus, termasuk berita advertorial. Hubungi tim redaksi melalui email redaksi@lampung.co

Related Post

Leave a Comment

Ads - Before Footer