Penerimaan Pajak dari Belanja Negara Jauh Dari Target

Tim Redaksi

Lampung.co – Pemerintah mengungkapkan bahwa ingin tetap memacu belanja kendati realisasi penerimaan pajak per September 2017 masih senilai Rp 770 triliun atau 60% dari target APBNP 2017. Belanja yang dipacu ini diharapkan dapat turut memberi dampak pada penerimaan pajak.

Dirjen Anggaran Askolani menyatakan, pemerintah tidak bakal melakukan pemotongan belanja pada sisa tahun ini.

“Kalau penghematan secara alamiah pasti ada, tetapi kalau pemotongan tidak ada,” kata Askolani, Sabtu (14/10), sebagaimana dikutip dari kontan.co.id.

Direktur Potensi, Kepatuhan, dan Penerimaan Pajak Yon Arsal mengungkapkan, memang diharapkan ada dampak yang memutar jika belanja pemerintah dipacu. Yon memaparkan, rata-rata penerimaan pajak dari transfer ke daerah dan dana desa atau atas APBD kontribusinya sekira 9% per tahun. Oleh sebab itu, menurut dia, tentu akan baik dampaknya jika belanja terus dipacu.

“Itu baru dari anggaran. Belum lagi ditambah dengan situasi perekonomiannya. Memang dampaknya memutar,” ujar Yon ketika ditemui di Kampus FISIP Universitas Indonesia (UI), Depok, Sabtu (14/10).

Namun begitu, harus diakui bahwa hingga September, penerimaan pajak dari sektor administrasi pemerintahan terhitung hanya tumbuh tipis atau sekitar 1% dari periode yang sama pada tahun sebelumnya. Menurut pandangan Yon, hal ini lebih dikarenakan oleh perbedaan Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) atau dari PPh 21-nya.

“Ini sebagian besar disebabkan oleh penyesuaian PTKP karena komponen gaji pegawai di APBD sangat besar bisa 60%-70%. Jadi ketika PTKP naik sangat berpengaruh. Sementara belanja modal dan belanja barang sediri kan tidak terpengaruh, jumlahnya meningkat. Belum lagi dana desa,” papar di.

Menurut Yon, penerimaan pajak dari belanja pemerintah ini akan lebih baik di akhir tahun. “Bendaharanya hampir semua dikumpulkan di November-Desember, kita lihat nanti di sana. Setengah dari penerimaan setahun itu ada di dua bulan itu,” tutur dia.

Perlu diketahui, Kementerian Keuangan (Kemkeu) mencatat belanja negara hingga Agustus ini sebesar Rp 1.198,3 triliun atau 56,2% dari target APBNP 2017 yang sebesar Rp 2.133,3 triliun. Belanja tersebut meliputi belanja pemerintah pusat senilai Rp 695,7 triliun atau 50,9% dari target dan transfer ke daerah dan dana desa sebesar Rp 502,6 triliun atau 65,6%. (Erwin/kontan.co.id)

Tim Redaksi

Tim Redaksi media online Lampung.co menerbitkan berita-berita khusus, termasuk berita advertorial. Hubungi tim redaksi melalui email redaksi@lampung.co

Related Post

Leave a Comment

Ads - Before Footer