fbpx
Connect with us

Berita

Dukung Kebijakan Pemprov, GSB Bersama ACT Lampung Sosialisasi Penggunaan Tumbler

Published

on

Gerakan Sehat Berjamaah

Lampung.co – Dihadapan seluruh pelajar SDIT Insantama, Putri Ramadhona selaku Founder Gerakan Sehat Berjamaah (GSB) dan Komunitas WAnita peRIndu Syurga (Waris) mengatakan, masyarakat Provinsi Lampung harus bijak dalam menggunakan plastik dalam kehidupan sehari-hari.

Hal ini karena sejalan dengan himbauan Pemerintah Provinsi Lampung yang baru dilaunching beberapa pekan lalu untuk menggunakan tumbler saat makan dan minum. Dengan begitu diharapkan dapat mengurangi dampak sampah plastik.

Putri menjelaskan, plastik saat ini digunakan diseluruh dunia, sifatnya yang ringan, kuat dan murah menjadikan plastik dapat diolah menjadi berbagai macam hal, penggunaan plastik di seluruh dunia mencapai ratusan juta ton.

Menurutnya, dari sekian banyak plastik yang digunakan hampir setengahnya menjadi sampah. Sampah plastik membutuhkan waktu puluhan hingga ratusan tahun untuk dapat hancur dan terurai secara alami karena sifatnya yang sulit terurai.

Dampak dari sampah plastik menyebabkan tanah kurang subur karena menggangu peresapan air. Bahkan dapat membunuh mikroorganisme yang bermanfaat untuk kesuburan tanah, menyumbat pembuangan air sehingga dapat menyebabkan banjir serta mengancam binatang yang hidup dilaut.

“Cara bijak untuk menyelamatkan lingkungan dengan mengurangi penggunaan plastik dalam kehidupan sehari-hari, hal yang mungkin bisa dilakukan pelajar adalah dengan menggunakan tumbler saat makan dan minum,” ujarnya, Kamis (17/10/2019).

Sementara Kepala Cabang ACT Lampung Dian Eka mengatakan sosialisasi peduli kemanusiaan dan penggunaan tumbler tersebut merupakan bentuk kepedulian GSB dan ACT Lampung terhadap lingkungan di Provinsi Lampung.

Sebelumnya pihaknya juga telah mendukung kegiatan Jambore Anak LKSA dengan menyediakan ratusan botol plastik. Menurutnya, kolaborasi dengan GSB dan Waris akan terus berlanjut ke sekolah-sekolah untuk terus menggaungkan penggunaan tumbler dikalangan pelajar dan guru.

Harapanya, dengan mengurangi sampah plastik akan mewujudkan masyarakat yang bersih dan sehat. “Mengurangi dampak sampah plastik termasuk kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar, untuk itu kegiatan positif ini akan terus kami jalankan ke semua Sekolah dan Kampus,” tandasnya. (her)

9,909 kali dilihat, 25 kali dilihat hari ini

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188

Rodi Ediyansyah merupakan salah satu editor media online Lampung.co yang bertugas mencari, menyunting dan menerbitkan naskah berita atau artikel dari penulis.

Berita

Prakiraan Cuaca Lampung Hari Ini

Published

on

Prakiraan Cuaca BMKG

Lampung.co – Ini merupakan halaman khusus perkiraan cuaca Lampung yang akan selalu kami update setiap hari perdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Artinya halaman ini berlaku setiap hari bagi pembaca Lampung.co yang ingin mengetahui prakiraan cuaca di seluruh daerah provinsi Lampung.

Hal ini penting bagi anda yang ingin merencanakan perjalanan atau akan melaksanakan kegiatan yang bergantung pada kondisi cuaca.

Oleh karena itu, anda bisa menyimpan atau mengarsipkan link halaman perkiraan cuaca di Lampung ini ditempat yang mudah diingat untuk dikunjungi kembali kemudian hari.

Anda juga boleh membagikan informasi ini ke saudara atau rekan kerja melalui media sosial atau pesan dan group WhatsApp karena diantara mereka mungkin ada yang membutuhkannya.

Berikut prakiraan cuaca umum Provinsi Lampung berlaku tanggal 27 Januari 2020 pukul 07.00 WIB hingga 28 Januari 2020 pukul 07.00 WIB:

1. Angin secara umum bertiup dari arah Barat – Barat Laut dengan kecepatan antara 03 – 15 knots (06 – 28 Km/Jam).

2. Jarak Pandang berkisar antara 3 – 10 km.

3. Suhu Udara secara umum berkisar antara 24,0 °C – 33,0 °C, kecuali Lampung bagian Barat (Lampung Barat, Tanggamus, dan Pesisir Barat) berkisar antara 18,0 °C – 30,0 °C.

4. Kelembaban Udara secara umum berkisar antara 70% – 98%, kecuali Lampung bagian Barat (Lampung Barat, Tanggamus, dan Pesisir Barat) berkisar antara 80% – 98%.

5. Secara umum wilayah Lampung diprakirakan sebagai berikut :

Pagi hari diprakirakan Cerah Berawan hingga Berawan. berpotensi hujan lokal di wilayah Pesibar, Lamsel, Lambar.

Siang dan Sore hari diprakirakan hujan di Way Kanan, Lampura, Mesuji, Tuba, Tubabar, Lambar, Lamteng, Lamsel, Metro, Balam, Pesawaran, Pringsewu, Lamtim, Pesibar dan Tanggamus.

Malam hari diprakirakan Berawan, diprakirakan hujan di Way Kanan, Lampura, Mesuji, Tuba, Tubabar.

Dini hari diprakirakan Berawan.

WARNING:

Waspada potensi hujan lebat dapat disertai petir/kilat dan angin kencang di wilayah Lamsel, Lamtim, Balam pada sore hari.

Sumber: Prakirawan Stasiun Meteorologi Radin Inten II Bandar Lampung.
*Jika anda menemukan informasi ini belum diperbaharui, silakan menghubungi redaksi melalui pesan WhatsApp 0811-796-2288 segera.

959,978 kali dilihat, 6,687 kali dilihat hari ini

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Berita

Penduduk Miskin di Indonesia Masih Tinggi, Pemerintah Diminta Jaga Stabilitas Harga Pangan

Published

on

Junaidi Auly
Anggota DPR RI Junaidi Auly | Foto: Ist.

Lampung.co – Jumlah penduduk miskin pada September 2019 masih cukup tinggi, mencapai 24,79 juta jiwa. Dibandingkan Maret 2019, jumlah penduduk miskin hanya turun sekitar 350 ribu jiwa.

Penurunan tersebut lebih rendah dibandingkan rilis Maret 2019, mencapai 530 ribu jiwa. Hal yang sama juga terlihat pada jumlah kemiskinan di perkotaan maupun pedesaan. Jumlah kemiskinan di pedesaan mencapai 14,93 jiwa atau hanya turun 220 ribu.

Sementara itu angka kemiskinan di perkotaan mencapai 9,86 juta jiwa atau hanya turun 130 ribu jiwa. Secara total, penurunan angka kemiskinan pada September 2019 hanya 0,19 persen dibanding Maret 2019.

Anggota Komisi XI DPR Junaidi Auly menjelaskan bahwa penurunan persentase angka kemiskinan juga relatif lamban. Penurunan persentase angka kemiskinan pada rilis Maret 2019 mencapai 0,25 persen dibandingkan September 2019.

“Dari sisi pulau, kantong kemiskinan terbesar masih berada di Maluku dan Papua mencapai 20,39 persen; disusul Bali dan Nusa Tenggara sekitar 13,36 persen,” kata Junaidi kepada wartawan, Jum’at, (24/1/2020) kemarin.

Dalam hal mempercepat penurunan angka kemiskinan, lanjutnya, salah satu pekerjaan yang harus diselesaikan pemerintah adalah menjaga stabilitas harga pangan terutama beras. “Pemerintah harus bisa mengantisipasi masalah harga bahan pokok agar tetap stabil,” ujarnya.

“Ini penting untuk memberikan ketenangan hidup masyarakat disamping banyak harga kebutuhan lain yang naik,” imbuhnya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), beras menjadi penyumbang utama garis kemiskinan di Indonesia. Di perkotaan, porsi beras mencapai 20,35 persen terhadap garis kemiskinan sedangkan di pedesaan mencapai 25,82 persen.

Kemudian disusul komoditas terbesar kedua yakni rokok kretek filter, masing-masing 11,17 persen dan 10,37 persen di perkotaan dan di pedesaan. (*)

17,112 kali dilihat, 6,380 kali dilihat hari ini

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Berita

Ratusan KK Terdampak Banjir di Gedong Tataan, Ini Kata Sekda Pesawaran

Published

on

Banjir di Gedong Tataan
Sekda Pesawaran terima bantuan dari ACT Lampung untuk korban Banjir di Gedong Tataan | Foto: Ist.

Lampung.co – Bencana Banjir Bandang yang menerjang pemukiman warga Dusun Karang Sari Desa Bagelen 2 Kecamatan Gedong Tataan tak luput dari perhatian relawan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Lampung.

Kamis (23/1/2020) sejumlah relawan tiba di lokasi terdampak banjir bandang dengan menyalurkan bantuan yang diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Pesawaran Ir. Kesuma Dewangsa, M.M untuk disalurkan kepada warga terdampak.

Sekretaris Daerah Kabupaten Pesawaran Kesuma Dewangsa saat ditemui tim relawan ACT di lokasi Banjir mengatakan, air tiba-tiba datang mulai pukul 02.00 WIB dan menerjang pemukiman warga disekitar bantaran Sungai.

Setelah itu air mulai surut menjelang waktu shubuh. Dia menerangkan, ada empat desa yang terdampak namun yang paling parah di Desa Bagelen 2 Gedong Tataan. Untuk di Negeri Katon banyak area persawahan yang terdampak.

Lanjut Kesuma, banjir yang menerjang Gedong Tataan merupakan banjir langganan setiap tahun. Dimana kali ini terdapat dua rumah yang hanyut diterjang banjir. Menurutnya solusi relokasi merupakan langkah terbaik melihat letak rumah berada diarea 50 meter dari sungai.

Untuk langkah selanjutnya, pihaknya telah menyiapkan program jangka pendek, menengah dan panjang. Warga diminta siap siaga untuk banjir susulan karena menurut prediksi puncak curah hujan akan terjadi pada sekitar 1-20 Februari 2020.

“Pemerintah Daerah Pesawaran mengucapkan terimakasih kepada relawan ACT yang begitu tanggap partisipasinya dalam membantu kami, salam untuk seluruh pengurus ditingkat pusat dan daerah,” kata dia.

Perwakilan Relawan ACT Lampung, Ireniza Pradevi menyebut, berdasarkan hasil assesment, banjir bandang dimulai Pukul 02.00 WIB. Untuk pemukiman yang terdampak parah di sepanjang sungai.

Kejadian banjir merupakan kejadian yang ketiga kali, bahkan ada satu rumah yang rubuh untuk kedua kalinya. Saat ini kondisi air sudah surut, jumlah kk terdampak sekitar 200 kk dan yang terdampak parah sekitar 30 kk.

Dia menambahkan, relawan yang turun membantu warga terdampak berasal dari lintas komunitas yakni Komunitas Langkah Relawan, Philanthrophy Movers ACT dan tim program.

“Saat ini kebutuhan mendesak yang harus dipenuhi berupa makanan, sembako, perlengkapan kebersihan, pakaian baru, perlengkapan tidur dan perlengkapan sekolah,” ujar Ireniza. (her)

25,076 kali dilihat, 5,874 kali dilihat hari ini

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Banyak Dibaca