Connect with us

Berita

Dukung Kebijakan Pemprov, GSB Bersama ACT Lampung Sosialisasi Penggunaan Tumbler

Published

on

Gerakan Sehat Berjamaah

Lampung.co – Dihadapan seluruh pelajar SDIT Insantama, Putri Ramadhona selaku Founder Gerakan Sehat Berjamaah (GSB) dan Komunitas WAnita peRIndu Syurga (Waris) mengatakan, masyarakat Provinsi Lampung harus bijak dalam menggunakan plastik dalam kehidupan sehari-hari.

Hal ini karena sejalan dengan himbauan Pemerintah Provinsi Lampung yang baru dilaunching beberapa pekan lalu untuk menggunakan tumbler saat makan dan minum. Dengan begitu diharapkan dapat mengurangi dampak sampah plastik.

Putri menjelaskan, plastik saat ini digunakan diseluruh dunia, sifatnya yang ringan, kuat dan murah menjadikan plastik dapat diolah menjadi berbagai macam hal, penggunaan plastik di seluruh dunia mencapai ratusan juta ton.

Menurutnya, dari sekian banyak plastik yang digunakan hampir setengahnya menjadi sampah. Sampah plastik membutuhkan waktu puluhan hingga ratusan tahun untuk dapat hancur dan terurai secara alami karena sifatnya yang sulit terurai.

Dampak dari sampah plastik menyebabkan tanah kurang subur karena menggangu peresapan air. Bahkan dapat membunuh mikroorganisme yang bermanfaat untuk kesuburan tanah, menyumbat pembuangan air sehingga dapat menyebabkan banjir serta mengancam binatang yang hidup dilaut.

“Cara bijak untuk menyelamatkan lingkungan dengan mengurangi penggunaan plastik dalam kehidupan sehari-hari, hal yang mungkin bisa dilakukan pelajar adalah dengan menggunakan tumbler saat makan dan minum,” ujarnya, Kamis (17/10/2019).

Sementara Kepala Cabang ACT Lampung Dian Eka mengatakan sosialisasi peduli kemanusiaan dan penggunaan tumbler tersebut merupakan bentuk kepedulian GSB dan ACT Lampung terhadap lingkungan di Provinsi Lampung.

Sebelumnya pihaknya juga telah mendukung kegiatan Jambore Anak LKSA dengan menyediakan ratusan botol plastik. Menurutnya, kolaborasi dengan GSB dan Waris akan terus berlanjut ke sekolah-sekolah untuk terus menggaungkan penggunaan tumbler dikalangan pelajar dan guru.

Harapanya, dengan mengurangi sampah plastik akan mewujudkan masyarakat yang bersih dan sehat. “Mengurangi dampak sampah plastik termasuk kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar, untuk itu kegiatan positif ini akan terus kami jalankan ke semua Sekolah dan Kampus,” tandasnya. (her)

 11,166 kali dilihat,  4 kali dilihat hari ini



Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188

Rodi Ediyansyah merupakan salah satu editor media online Lampung.co yang bertugas mencari, menyunting dan menerbitkan naskah berita atau artikel dari penulis. Kontak rhodoy@lampung.co

Berita

Ditresnarkoba Polda Lampung Amankan Narkoba Senilai 3,5 Miliar dari Natar

Published

on

Narkoba Jenis Sabu

Lampung.co – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Lampung berhasil mengamankan 8 (delapan) pemuda terduga pengedar narkoba jenis sabu dan ekstasi dengan barang bukti senilai Rp 3,5 Miliar.

Hal itu diungkapkan Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Zahwani Pandra Arsyad dalam keterangannya, Jumat (10/7/2020). Dia menerangkan, penangkapan dilakukan selama dua hari, yakni tanggal 5 dan 6 Juli 2020.

Pada penangkapan pertama, kata dia, petugas berhasil mengamankan terduga pelaku DS di desa Tanjung Waras, dusun Merak batin, Kecamatan Natar dengan barang bukti narkotika jenis extacy sebanyak 380 butir.

Setelah dilakukan pengembangan oleh petugas, lanjutnya, ditangkap terduga pelaku berinisial IB dan AF saat sedang di pinggir SPBU Sri Mulyo, Natar. Dari tangan terduga pelaku IB dan AF ditemukan satu paket sabu seberat 5 gram.

Berbekal informasi dari terduga pelaku IB yang telah berhasil diringkus, ditangkaplah terduga pelaku MF dan IG di kediaman di Komplek Bunga Mustika B8, Sinar Jati, Kelurahan Hajimena, Kecamatan Natar.

“Berikut diamankan satu paket sabu seberat 5 gram milik MF dan satu paket sabu seberat 0,2 gram serta alat hisap Bong milik IG,” kata dia.

Masih pengembangan dari terduga IB, ditemukannya barang bukti narkotika di dusun serba jadi, desa pemanggilan, Natar. “Saat penggeledahan ditangkap tiga terduga pelaku yaitu IS, SY, IR beserta barang bukti narkotika,” ujarnya.

“Total barang bukti yang diamankan yaitu sabu seberat 955 gram dan 8400 pil extacy,” imbuhnya. Menurutnya, mengamankan narkoba senilai Rp3,5 miliar ini bisa menyelamatkan 10 ribu jiwa manusia.

Pandra menambahkan, dari hasil pemeriksaan, didapati 4 terduga pelaku positif narkotika, yakni DS, IB, MF , IG yang ditetapkan menjadi tersangka. Sementara 4 terduga pelaku lainnya, AS, IS, SY, dan IR negatif dan akan mendapatkan pembinaan.

“Didapati 4 terduga positif narkoba dan ditetapkan menjadi tersangkan dan lainnya akan diberi pembinaan,” tutupnya. (*)

 6,750 kali dilihat,  1,616 kali dilihat hari ini



Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Berita

Buruh dan Rakyat Lampung Kembali Menyoal RUU Omnibus Law Cipta Kerja

Published

on

Tolak Omnibus Law
Aksi penolakan RUU Omnibus Law Cipta Kerja di Lampung | Foto: Alfarizy Ajie Fadhilah/Lampung.co

Lampung.co – Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja kembali disoal, kali ini aksi damai yang melebur menjadi satu dalam Gerakan Buruh Bersama Rakyat (GEBRAK) Lampung menolak produk Omnibus Law tersebut.

Aksi yang berlangsung di Bundaran Tugu Adipura Kota Bandar Lampung pada Jumat (10/7/2020) ini terdiri dari 12 lembaga organisasi yakni FSBKU, FSBMM, FSP2KI, KASBI, SPK3P2, LMND DN, SMI, SP sebay, WALHI, SPRI, SBMI.

Dalam tuntutannya GEBRAK Lampung dengan tegas menolak RUU Omnibus Law Cipta Kerja untuk disahkan. GEBRAK Lampung menilai, RUU tersebut hanyalah bualan pemerintah untuk mempermudah investasi asing yang tidak berdasar pada kepentingan rakyat.

Bahkan, perwakilan dari Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Lampung dalam orasinya menyampaikan bahwa RUU Cipta Kerja ini tak hanya menguntungkan investor, lebih dari itu akan berdampak pada kerusakan lingkungan.

“RUU ini tidak hanya akan menguntungkan investor, namun akan mengeksploitasi lingkungan secara besar-besaran,” kata Radian Anwar, anggota advokasi dan kampanye WALHI Lampung.

Selain menolak RUU Cipta Kerja, GEBRAK Lampung juga menyayangkan dihapusnya pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU) yang dihapus pada Program Legislasi Nasional (Prolegnas) DPR RI.

”Kita menyayangkan bahwa RUU PKS telah dikeluarkan dari Prolegnas DPRI RI, ini tentu merupakan sebuah kemunduran demokrasi,” ujar Rahmat Wijaya, anggota SMI Bandar Lampung saat menyampaikan orasi. (aaf)

 6,157 kali dilihat,  1,283 kali dilihat hari ini



Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Berita

Update Kasus Positif Corona di Lampung Hari Ini

Published

on

Virus Corona
Ilustrasi Virus Corona | Foto: Ist.

Lampung.co – Penyebaran virus corona atau covid-19 di Provinsi Lampung semakin hari semakin meluas. Sejalan dengan itu, kasus positif corona di Lampung hingga hari ini pun masih terus bertambah. Bahkan di Kota Bandar Lampung saja sudah masuk transmisi lokal penyebaran Corona.

Ini adalah halaman khusus data korban terdampak virus corona atau Covid-19 yang akan di update setiap hari. Mengingat jumlah pasien positif terinfeksi virus asal Wuhan, China di Indonesia bertambah signifikan, anda bisa menyimpan halaman ini untuk dikunjungi kembali di kemudian hari.

Dengan adanya halaman update corona di Lampung ini, diharapkan tingkat kewaspadaan dan kesadaran masyarakat akan bahaya wabah virus Corona akan semakin bertambah. Kesadaran yang tinggi dari masyarakat tentunya menjadi hal terpenting untuk memutus mata rantai penyebaran virus yang mematikan ini.

Pemerintah Indonesia saat ini sudah melakukan upaya untuk memutus mata rantai penularan virus Corona. Imbauan itu menjaga jarak fisik (physical distancing), kerja dari rumah, belajar di rumah, hingga beribadah di rumah terus digaungkan.

Dikutip dari Liputan6.com, ada banyak hal yang mesti dilakukan setiap orang untuk mencegah penularan Covid-19, diantaranya; rajin mencuci tangan, hindari menyentuh bagian wajah, hindari berjabat tangan dan berpelukan.

Kemudian tidak berbagi barang pribadi, gunakan etika ketika bersin dan batuk, membersihkan perabotan di rumah, mencuci bahan makanan, jaga jarak sosial dan hindari berkumpul dalam jumlah banyak.

Berikut update kasus virus corona atau Covid-19 hari ini Jumat 10 Juli 2020 dan akan terus diperbaharui sesuai perkembangan informasi resmi dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kementerian Kesehatan RI dan Dinas Kesehatan Provinsi Lampung.

Indonesia

Hari ini

Kasus terkonfirmasi Positif Corona berjumlah 72.347 orang
Kasus meninggal dunia akibat Positif Corona berjumlah 3.469 orang
Kasus sembuh setelah dinyatakan Positif Corona berjumlah 33.529 orang
Kasus Positif Corona dalam perawatan berjumlah 35.349 orang

Hari sebelumnya

Kasus terkonfirmasi Positif Corona berjumlah 70.736 orang
Kasus meninggal dunia akibat Positif Corona berjumlah 3.417 orang
Kasus sembuh setelah dinyatakan Positif Corona berjumlah 32.651 orang
Kasus Positif Corona dalam perawatan berjumlah 34.668 orang

Lampung

Hari Ini

Kasus terkonfirmasi Positif Corona berjumlah 205 orang
Kasus meninggal dunia akibat Positif Corona berjumlah 12 orang
Kasus sembuh setelah dinyatakan Positif Corona 164 orang
Kasus Positif Corona dalam perawatan berjumlah 29 orang

Orang dalam pemantauan (ODP) 3.697 orang
Proses pemantauan 89 orang
Selesai pemantauan 14 hari 3.598 orang
Meninggal 10 orang

Pasien dalam pengawasan (PDP) 185 orang
Rumah sakit/isolasi 6 orang
Pulang sembuh negatif 147 orang
Meninggal dunia 32 orang

Hari sebelumnya

Kasus terkonfirmasi Positif Corona berjumlah 203 orang
Kasus meninggal dunia akibat Positif Corona berjumlah 12 orang
Kasus sembuh setelah dinyatakan Positif Corona 160 orang
Kasus Positif Corona dalam perawatan berjumlah 31 orang

Orang dalam pemantauan (ODP) 3.683 orang
Proses pemantauan 82 orang
Selesai pemantauan 14 hari 3.591 orang
Meninggal 10 orang

Pasien dalam pengawasan (PDP) 183 orang
Rumah sakit/isolasi 5 orang
Pulang sembuh negatif 146 orang
Meninggal dunia 32 orang

Demikian informasi update kasus terdampak virus corona terbaru di Indonesia dan Provinsi Lampung. Jangan lupa kenali juga gelaja terpapar Covid-19, diantaranya; pilek, sakit tenggorokan, batuk, demam dan kesulitan bernapas (kasus yang parah).

Jika anda menemukan informasi ini belum diperbaharui, silakan menghubungi redaksi melalui pesan WhatsApp 0811-796-2288 segera.

 809,423 kali dilihat,  1,152 kali dilihat hari ini



Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Banyak Dibaca