Dukung Kader Membelot ke Jokowi, Demokrat Main Dua Kaki?

Rodi Ediyansyah

Lampung.co – Menanggapi soal kader di daerah menyatakan dukungan kepada Jokowi pada Pilpres mendatang, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief menegaskan tidak akan mengkhianati mitra koalisi.

Menurut Andi, tindakan sejumlah kader di daerah menyatakan dukungan kepada Jokowi karena terdesak demi mengamankan suara dan dukungan masyarakat dari para calon anggota legislatif.

“Kan ada kebutuhan caleg juga untuk nyaleg, jadi fleksibel movement saja, gerakan yang fleksibel,” kata Andi di kediaman SBY, Jalan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (9/9/2018) kemarin.

Andi mengakui, mayoritas masyarakat di sejumlah daerah memang tidak mendukung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Namun, dia menolak kalau pembiaran itu dianggap sebagai pengkhianatan.

“Tapi memang misalnya kayak di NTT atau di Bali atau di Papua, kan memang di sana juga bukan basis Prabowo,” kata dia dilansir CNN Indonesia.

Oleh karena itu, Andi melanjutkan, meskipun kepala daerah tersebut merupakan kader Demokrat yang telah menegaskan sikap dukungannya terhadap Jokowi, namun hal itu tidak berarti sebagai bentuk penghianatan.

Arief mengatakan, Demokrat memang tidak memberi sanksi terhadap kadernya yang membelot. Sebab, para caleg atau kepala daerah setempat juga mengikuti aspirasi masyarakat.

“Dukungan terhadap Jokowi ini juga demi memuluskan langkah para caleg tersebut meraih dukungan warga setempat,” ujarnya.

Arief mengklaim hal ini tidak mengganggu keharmonisan Partai Demokrat dengan mitra koalisi pendukung Prabowo-Sandiaga.

Bahkan dia berdalih persoalan ini sudah disampaikan sebelum Demokrat menyatakan dukungannya terhadap mereka.

“Waktu sebelum ditetapkan pasangan itu sudah dibicarakan bahwa internalnya ada 5 atau 6 daerah yang punya karakter yang sangat sulit tentunya kan,” pungkas Andi.

Diketahui, hingga saat ini diperkirakan ada beberapa kepala daerah yang merupakan kader Demokrat menyatakan mendukung Jokowi.

Mereka adalah Gubernur Papua Lukas Enembe, Gubernur Banten Wahidin Halim, serta Dewan Perwakilan Daerah Partai Demokrat NTT dan Sulawesi Utara. (*)

Rodi Ediyansyah

Rodi Ediyansyah merupakan salah satu editor media online Lampung.co yang bertugas mencari, menyunting dan menerbitkan naskah berita atau artikel dari penulis. Kontak rhodoy@lampung.co

Related Post

Leave a Comment

Ads - Before Footer