Dua Ayah di Pringsewu Tega Renggut Kehormatan Anak Tirinya, Kasusnya Unik

Tim Redaksi

Lampung.co – Dua kasus asusila yang dilakukan seorang ayah terhadap anak tirinya terungkap di Kecamatan Pardasuka, Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung.

Tiga kausu dengan dua pelaku dan dua korban
Dua pria bejat yang tega merenggut kehormatan anak tirinya itu yakni Y (37) dan H (41). Pelaku Y dilaporkan karena telah merudapaksa WM (15).

Sementara H dilaporkan dengan dua kasus sekali gus karena telah memperkosa anak tirinya sendiri N (14) dan WM anak tiri dari tersangka Y. Para pelaku dilaporkan AM.

Dengan korban N, Y dilaporkan berdasarkan laporan polisi nomor LP/B/76/II/2020/LPG/RES PRINGSEWU/SEK PARDASUKA tanggal 12 Februari 2020.

Terhadap anak tirinya WM, Y tercatat dalam laporan polisi nomor LP/B/78/II/2020/LPG/RES PRINGSEWU/ SEK PARDASUKA tanggal 12 Februari 2020.

Untuk pelaku H yang telah merusak masa depan anak tirinya, AM melaporkan dengan laporan polisi nomor LP/B/77/II/2020/LPG/RES PRINGSEWU/ SEK PARDASUKA tanggal 12 Februari 2020.

Kapolsek Pardasuka AKP Martono mengungkapkan, kedua pria itu diringkus di kediamannya masing-masing, Rabu (12/2/2020) lalu.

“Saat dijemput di rumahnya, kedua pelaku tidak melakukan perlawanan,” ungkap Martono, Minggu (16/2/2020) dikutip dari Tribun Lampung.

Ganjaran bagi pelaku pencabulan anak dibawah umur
Perbuatan pencabulan anak dibawah umur diatur dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Pasal 76D.

Pada 76D tersebut dijelaskan bahwa pelaku pencabulan adalah orang yang melakukan Kekerasan atau ancaman Kekerasan memaksa Anak melakukan persetubuhan dengannya atau dengan orang lain.

Untuk ancaman pidana terhadap pelaku kasus pencabulan seperti yang dilakukan oleh pelaku NS itu termaktub dalam pasal 81 yang berbunyi sebagai berikut:

(1) Setiap orang yang melangggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 76D dipidana dengan pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 15 (lima belas) tahun dan denda paling banyak Rp. 5.000.000.000,00 (lima miliar rupiah).

(2) Ketentuan pidana sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berlaku pula bagi Setiap Orang yang dengan sengaja melakukan tipu muslihat, serangkaian kebohongan, atau membujuk Anak melakukan persetubuhan dengannya atau dengan orang lain (Pasal 76E).

(3) Dalam hal tindak pidana sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan oleh Orang Tua, Wali, pengasuh Anak, pendidik, atau tenaga kependidikan, maka pidananya ditambah 1/3 (sepertiga) dari ancaman pidana sebagaimana dimaksud pada ayat (1). (*)

Tim Redaksi

Tim Redaksi media online Lampung.co menerbitkan berita-berita khusus, termasuk berita advertorial. Hubungi tim redaksi melalui email redaksi@lampung.co

Related Post

1 thought on “Dua Ayah di Pringsewu Tega Renggut Kehormatan Anak Tirinya, Kasusnya Unik”

  1. Kearifan lokal lampung sudah diambang kepunahan, pribumi lampung perlahan2 namun pasti digusur oleh budaya para transmigrans, terbukti dari nama desa/kecamatan/kab./kota

Leave a Comment

Ads - Before Footer