Menu

DPK Beri Dukungan Psikososial Penyintas Tsunami Lampung Selatan

  Dibaca : 124 kali
DPK Beri Dukungan Psikososial Penyintas Tsunami Lampung Selatan
Duta Pelajar Kemanusiaan menyalurkan bantuan untuk anak sekolah penyintas tsunami di Lampung Selatan | Foto: Ist.

Lampung.co – Duta Pelajar Kemanusiaan (DPK) ACT Lampung Angkatan 1 memberi materi dukungan psikososial untuk korban tsunami di SD Negeri 2 Way Muli, Rajabasa, Lampung Selatan, Jum’at (18/1/2019) lalu.

Hingga saat ini terdata 47 orang siswa menjadi korban selamat sedangkan 3 orang menjadi korban meninggal. Semua rumahnya hancur.

Dari 47 anak yang terkena dampak masih ada yang masih membutuhkan pelayanan kesehatan. Ada yang masih muntah darah dan merasa sakit perut akibat tertindih tembok.

Kondisi anak-anak belum aktif sekolah karena sebagian masih banyak yang belum pulih kondisi mentalnya.

Pada (7/1/2019) pertama kali masuk sekolah masih sangat trauma, tidak mau lepas dari tangan orang tuanya.

Kemudian pada minggu kedua mereka sudah mau lepas dari orang tua, namun minta ditungguin. Mereka masih takut ada tsunami susulan.

Demikian salah satu guru SD Negeri 2 Way Muli, Nurhayati menceritakan kondisi anak didiknya yang banyak menjadi korban kedahsyatan tsunami.

“Banyak yang masih melongo, ada suara keras langsung lari,” kata dia.

Dirinya berharap, kegiatan dukungan psikosial dapat menghilangkan trauma perlahan-lahan. Namun kegiatan ini tetap menjaga kesopanan.

Salah satu penyintas tsunami, Eka Sriwarianti (37 tahun) mengatakan dirinya masih bertahan di pengungsian Way Muli Timur.

Saat kejadian dirinya bersama keluarga sedang melihat televisi. Tidak ada tanda-tanda apa, begitu suara gemuruh terdengar air langsung masuk.

“Masyarakat panik langsung lari ke atas. Gelombang pertama kecil, gelombang kedua dan ketiga yang sangat besar,” ujar Eka.

Dia mengatakan saat ini tinggal dipengungsian, waktu siang turun kebawah untuk membersihkan puing-puing bangunan disekitar rumah.

“Kalau ada kegiatan dibawah seperti trauma healing kayak gini saya ikut supaya dapat hiburan,” imbuhnya.

Perwakilan DPK Angkatan 1 Syarifa Ratu Fasha mengatakan pihaknya sudah menggalang kepedulian dengan menunjuk beberapa sekolah menjadi dropzone pengumpulan bantuan perlengkapan sekolah.

Perlengkapan sekolah yang berhasil dikumpulkan akan dipacking serapi mungkin untuk kemudian dibagikan ke peserta dukungan psikososial.

Menurutnya, respons dari pelajar di Lampung sangat bagus. Hal ini dilihat dari banyak perlengkapan sekolah yang terkumpul.

Dukungan psikososial yang terlaksana didukung oleh pelajar di beberapa sekolah diantaranya SMA Negeri 1 Padang Cermin, SMA Negeri 7 Bandar Lampung, SMA IT Arraihan, SMA Bhakti Pemuda.

Selain itu juga SMA IT An Qhordhova, SMA Negeri 12 Bandar Lampung, SMA Negeri 1 Natar, SMK Negeri 1 Tanjung Sari, SMA Negeri 1 Tanjung Sari, SMK YP Serdang dan SMA Bintang Timur.

“Dukungan psikososial ini bentuk kepedulian teman-teman pelajar untuk menghibur dan mengedukasi adik-adik penyintas tsunami,” jelasnya

Pihaknya berharap, adik-adik peserta dukungan psikososial lekas pulih kembali dan bisa menjalani kehidupan seperti sebelum kejadian tsunami. (*)

Iklan Baris

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!
- Advertisement -


Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional