Menu

Diserang Hacker, Ini Saran Facebook kepada Pengguna

  Dibaca : 228 kali
Diserang Hacker, Ini Saran Facebook kepada Pengguna
Ilustrasi Facebook diserang Hacker | Foto: Ist.

Lampung.co – Facebook merilis hasil penyelidikan atas insiden serangan hacker yang terjadi pada rentang waktu antara tanggal 14 hingga 27 September 2018 lalu.

Pihaknya memastikan bahwa penyerang menggunakan token akses untuk mendapatkan akses tidak sah ke informasi akun dari sekitar 30 juta akun Facebook.

“Kami mendapati bahwa penyerang telah mengeksploitasi kerentanan yang diakibatkan oleh interaksi kompleks antara tiga bug dalam sistem kami untuk memperoleh token akses,” isi keterangan tersebut.

Seperti halnya kunci digital, token dapat digunakan untuk meminta informasi tertentu melalui platform facebook. Pihaknya segera bertindak untuk mengamankan dan memastikan berapa pengguna yang terdampak.

“Privasi Anda sangat penting bagi kami, dan kami ingin menyampaikan pembaruan informasi tentang apa yang kami pelajari dari penyelidikan yang sedang berlangsung,” tegas facebook.

Berdasarkan hasil penyelidikan facebook, penyerang tidak mendapatkan akses ke data penting seperti kata sandi akun dan informasi kartu pembayaran atau kartu kredit.

“Meski demikian, penyelidikan kami masih berlangsung, dan jika ada informasi lain yang dapat kami bagikan, kami akan memberi tahu Anda,” Facebook menerangkan.

Hasil penyelidikan tersebut, penyerang mengakses informasi akun Facebook diantaranya nama, alamat email utama dan nomor telepon yang terakhir ditambahkan.

Selain itu, penyerang juga mengakses informasi akun lainnya, termasuk informasi yang terkait dengan akun Facebook seperti nama pengguna, tanggal lahir, jenis kelamin, jenis perangkat dan bahasa yang digunakan.

Kemudian bagi yang menambahkan informasi spesifik seperti status hubunganm agama, kota asal, kota saat ini, pekerjaan, pendidikan, situs web, 10 lokasi terbaru, 15 pencarian terakhir serta orang atau Halaman yang di ikuti.

Facebook mengatakan tidak perlu mengubah kata sandi, namun menyarankan beberapa hal berikut untuk membantu mencegah penyalahgunaan informasi yang didapatkan oleh peretas:

Pertama, berhati-hatilah terhadap panggilan telepon, pesan teks, atau email yang tidak diinginkan dari orang yang tidak dikenal.
Kedua, berhati-hati karena alamat email dan nomor telepon dapat digunakan untuk menargetkan spam kepada atau mencoba menipu.
Ketiga, jika menerima pesan atau email yang menyatakan diri dari Facebook, pastikan dahulu kebenarannya.
Keempat, informasi lain juga dapat digunakan untuk mengirimkan email dan pesan, yang mungkin merupakan upaya untuk menipu. (doy)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!
- Advertisement -


Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional