Menu

Dipuji Kemenpar, Begini Cara Provinsi Lampung Pulihkan Pariwisata Pasca Tsunami

  Dibaca : 78 kali
Dipuji Kemenpar, Begini Cara Provinsi Lampung Pulihkan Pariwisata Pasca Tsunami
Gubernur Ridho saat menghadiri Rakor Pemulihan Sektor Pariwisata Pasca Tsunami Selat Sunda di Marbella Convention Hotel Anyer, Serang, Banten, Jum'at, (11/1/2019) | Foto: Ist.

Lampung.co – Gubernur Ridho diundang oleh Kementerian Pariwisata dalam Rakor Pemulihan Sektor Pariwisata Pasca Tsunami Selat Sunda di Marbella Convention Hotel Anyer, Serang, Banten, Jum’at, (11/1/2019).

Menteri Pariwisata Arif Yahya memuji reaksi cepat Gubernur Lampung M.Ridho Ficardo dalam memulihkan pariwisata Lampung pasca tsunami Selat Sunda yang terjadi 22 Desember 2019 lalu.

“Dalam rangkan pemulihan pariwisata pasca tsunami, kami menggunakan strategi BAS (Branding, Advertising, dan Selling),” ucapnya.

Di antaranya, kata dia, melakukan Branding #ExcitingBanten #TheTreasureOfSUmatra, Advertising di seluruh platform media serta merchandise.

“Kemudian selling di event pariwisata, famtrip, dan roadshow penjualan pariwisata, dan hal itu sudah lebih dahulu dilakukan oleh Gubernur Lampung,” puji Menteri Arief Yahya disela acara Rakor tersebut.

Menurut Gubernur Ridho dalam rapat tersebut, musibah Tsunami Selat Sunda selain menelan korban jiwa, harta benda juga berdampak pada sejumlah destinasi wisata Lampung.

Informasi Erupsi Anak Gunung Krakatau, potensi Gempa tektonik atau gempa vulkanik yang memicu terjadinya gelombang tinggi, membuat para wisatawan khawatir.

“Hal inilah yang memicu menurunnya animo pengunjung datang ke Lampung,” ujar gubernur Ridho.

Untuk itu, lanjutnya, selain melakukan Evakuasi, Rehabilitasi bagi korban tsunami, dua (2) pekan pasca musibah tersebut, pihaknya melakukan langkah cepat memulihkan sektor pariwisata.

Kampanye Pariwisata Lampung dengan hashtag #LampungItuKerreen dan penyelenggaraan Lampung Great Sale dengan menerapkan Penawaran Paket Wisata Hot Deals

Realisasi paket tersebut, bekerjasama dengan Hotel/Restoran, Travel Agent dan Maskapai Penerbangan untuk memberikan harga terbaik dengan tidak menurunkan kualitas pelayanan.

“Kami juga melakukan aksi bersih-bersih pantai, berkolaborasi dengan stakeholder pariwisata, media dan travel blogger guna membentuk image/citra pariwisata Lampung yang nyaman untuk berwisata,” ujar Ridho.

Selain itu, lanjut Gubernur, dilakukan Recovery Amenitas, Infrastruktur di daerah terdampak termasuk relaksasi sektor keuangan dan pembiayaan untuk Industri Pariwisata.

Kemudian menata sarana dan prasarana destinasi wisata yang terkena dampak tsunami. “Penyediaan amenitas pariwisata pada Februari dan April 2019 melalui APBD Provinsi Lampung,” tutur Gubernur.

Gubernur Ridho juga memaparkan, Provinsi Lampung terus mengoptimalkan promosi pariwisata dengan memperkuat branding pariwisata Lampung melalui media massa dan media sosial.

Salah satunya menyampaikan bahwa Pariwisata Lampung bukan hanya laut, tapi juga terdapat wisata alam lainnya berupa pegunungan, Taman Hutan Raya.

Bahkan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan, Taman Nasional Way Kambas, wisata man made seperti lembah hijau serta wisata budaya dan kerajinan. (*)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!
- Advertisement -


Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional