Menu

Didakwa Suap Anggota DPRD Lamteng 9,6 M, Ini Pasal Yang Menjerat Mustafa

  Dibaca : 346 kali
Didakwa Suap Anggota DPRD Lamteng 9,6 M, Ini Pasal Yang Menjerat Mustafa
Bupati Lampung Tengah Nonaktif, Mustafa (baju putih) | Foto: Dhebi/Lampung.co

Lampung.co – Bupati nonaktif Lampung Tengah, Mustafa, didakwa Jaksa Penuntut Umum (JPU) telah melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 jo Pasal 64 ayat 1 KUHP.

Calon Gubernur Lampung ini diduga telah menyuap sejumlah anggota DPRD Lampung Tengah terkait persetujuan pinjaman daerah untuk APBD Kabupaten Lampung Tengah dengan nilai total Rp9,6 miliar saat Mustafa masih duduk sebagai Bupati.

Mustafa sepakat tak mengajukan eksepsi atau nota pembelaan atas dakwaan yang diajukan JPU. Sehingga, persidangan akan dilanjutkan dengan pemeriksaan saksi pada pekan depan.

“Terdakwa telah memberi uang yang nilai keseluruhannya Rp9,6 miliar,” kata jaksa Ali Fikri saat membacakan surat dakwaan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (14/5/2018) dilansir dari cnnindonesia.com.

Jaksa lantas menjelaskan ada dua tujuan yang dilakukan Mustofa sehingga memberikan uang suap kepada anggota DPRD.

Pertama, Jaksa mengatakan, Mustofa memberikan suap agar anggota DPRD memberikan persetujuan tentang rencana pinjaman uang sebesar Rp300 miliar kepada PT SMI pada tahun anggaran 2018.

Pinjaman uang tersebut direncanakan untuk pembangunan infrastruktur di daerah tersebut.

Motif kedua, lanjut Jaksa, anggota DPRD disuap agar pimpinan perwakilan rakyat itu dapat menandatangani surat pernyataan kesediaan pemotongan Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Bagi Hasil (DBH) Lampung Tengah jika Pemkab gagal membayar pinjaman tersebut. (*/goy)

Editor:
Tags
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Sekilas

Peringkat Trafik Portal Berita Online Lampung

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional