Derita Gaza, Ratusan Nyawa Melayang Bahkan Remaja Turut Jadi Korban Jiwa

Rodi Ediyansyah

Lampung.co – Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan bahwa seorang remaja pria Yussef al-Daya berusia 15 tahun tewas akibat tembakan oleh pasukan Israel.

Yussef al-Daya tewas setelah ditembak pasukan Israel saat ribuan orang melakukan aksi protes di perbatasan Jalur Gaza, Jumat (22/2/2019) waktu setempat.

Tidak hanya itu, informasi petugas kesehatan di Gaza juga menyebutkan tembakan pasukan Israel melukai sekitar 40 orang lainnya.

Aksi protes yang dijuluki The Great March of Return tersebut menuntut hak untuk kembali ke tanah para leluhur mereka, yang dipaksa untuk angkat kaki pada 1948 selama berdirinya Israel.

Para demonstran juga menyerukan berakhirnya blokade di Jalur Gaza yang dipimpin oleh Israel, rumah kantong bagi dua juta penduduk.

Sementara militer Israel mengatakan sedang menindak tegas para perusuh. Pihaknya menyebut demonstran mencoba melemparkan granat dan alat peledak ke arah Israel dari Jalur Gaza.

Juru bicara militer Israel berpendapat para tentara sudah menggunakan ‘cara pembubaran kerusuhan’ dan melepaskan tembakan sesuai dengan prosedur operasi standar.

Diketahui, lebih dari 200 warga Palestina tewas oleh pasukan Israel sejak aksi protes perbatasan yang dimulai pada Maret 2018.

Ribuan orang juga mengalami cedera selama aksi yang digelar setiap minggu tersebut. Di pihak Israel, seorang tentara tewas ditangan penembak jitu Palestina. (*)

Rodi Ediyansyah

Rodi Ediyansyah merupakan salah satu editor media online Lampung.co yang bertugas mencari, menyunting dan menerbitkan naskah berita atau artikel dari penulis. Kontak rhodoy@lampung.co

Tags

Related Post

Leave a Comment

Ads - Before Footer