Menu

Densus 88 Mengamankan Terduga Teroris di Bandar Lampung, Ini Keterangan Tetangga

  Dibaca : 1307 kali
Densus 88 Mengamankan Terduga Teroris di Bandar Lampung, Ini Keterangan Tetangga
Ilustrasi Detasemen Khusus (Densus) 88 Mabes Polri | Foto: Ist.

Lampung.co – Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror menangkap seorang pemuda berinisial RNT alias PS di wilayah penengahan Kedaton, Bandar Lampung, Sabtu (9/3/2019) malam.

Mantan penjual batu akik ini dilaporkan orangtuanya sendiri, lantaran diduga telah terpengaruh paham radikal dan terlihat merakit sebuah benda yang diduga bom.

Hingga Minggu dini hari, tim gegana Polda Lampung masih bersiaga di lokasi dan mencari bom rakitan yang diduga hendak diledakkan pelaku di kantor polisi di Lampung dan Jakarta.

Menurut Sukri, tetangga, RNT ditangkap setelah ada laporan dari kedua orang tuanya. “Kedua orang tuanya yang melaporkan,” ujar dia kepada wartawan Kompas Tv.

Tetangga lain, Supri menuturkan bahwa RNT sempat menghilang selama enam bulan. RNT dulunya pernah menjual batu akik di Ramayana Bandar Lampung, juga pernah berjualan dompet.

“Memang orangnya pendiam, jarang berbaur dengan teman seumurannya,” kata Supri, Minggu dini hari, 10 Maret 2019.

Sementara itu, warga lainnya yang merupakan tetangga pelaku juga, Edi, mengenal sosok RNT rajin beribadah.

Hanya saja, dalam satu pekan belakangan, RNT terlihat murung dan acap kali menundukkan wajah bila berjalan di sekitar areal perkampungan tersebut.

“Sekembalinya dia, memang anaknya bertingkah aneh,” ungkapnya dikutip dari viva.co.id.

Menurut Edi, kalau ada kegiatan yang tidak sepaham dengan dia, pasti dia recokin. “Pernah ada orgenan di sini, dilemparin,” terangnya.

Pelaku mengaku telah merakit benda yang diduga bom dengan campuran potasium klorat, switching on-off dan menyimpan barang tersebut di loteng rumah tetangganya yang berinisial L.

Proses penangkapan dan pengamanan barang bukti yang dilakukan aparat Densus 88 terhitung dari pukul 17.00 WIB sampai dengan 03.36 WIB.

Petugas kepolisian sempat mengalami kesulitan menangani barang bukti yang diduga bom karena di sekitar lokasi kejadian, terdapat saluran gas PT Perusahaan Gas Negara (PGN).

Untuk itu, diperlukan bantuan petugas khusus guna menonaktifkan saluran gas PGN untuk mencegah hal yang tidak diinginkan. (*)

Iklan Baris
Wooww... Undangan Pernikahan Murah Hanya Rp. 950. Telp/WA: 0857-8976-8640

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!
- Advertisement -


Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional