fbpx
Connect with us

Berita

Debat Cawapres 2019: Sandiaga Ciptakan Wirausaha Baru, Ma’ruf Ganti Strategi

Published

on

Sandiaga Uno

Lampung.co – Debat Pilpres 2019 ketiga oleh para calon wakil presiden (cawapres), yakni Ma’ruf Amin dari nomor urut 01 dengan Sandiaga Uno dari nomor urut 02, Minggu (17/3/2019) telah usai.

Acara Debat Cawapres 2019 malam ini merupakan tahap ketiga dari lima rangkaian Debat Pilpres 2019 yang telah dijadwalkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia.

Terdapat banyak gagasan yang tertuang selama Debat Cawapres 2019 berlangsung baik dari Ma’ruf Amin maupun yang dilontarkan Sandiaga Uno.

Tapi dari keseluruhan materi debat keduanya, terangkum dalam pernyataan penutup. Berikut Lampung.co merangkum closing statement kedua peserta debat ketiga Pilpres 2019.

Sandiaga Uno
Dalam menyampaikan pernyataan penutup, Sandiaga mengawali dengan menyinggung soal kekayaan sumber daya alam (SDA) dan Sumber daya manusia (SDM) Indonesia yang melimpah.

Namun dia menilai, SDA dan SDM yang melimpah masih belum mampu menciptakan lapangan pekerjaan. Menurutnya lapangan pekerjaan masih sulit didapatkan anak muda.

Begitu juga dengan kalangan ibu-ibu yang masih banyak mengeluhkan biaya hidup yang tinggi. Untuk itu, lanjutnya, Prabowo-Sandi akan menyelesaikan semua permasalahan tersebut.

Kemudian dia juga memaparkan tentang program ‘OK Oce’ dan ‘Rumah Siap Kerja’ yang telah diresmikan disebutnya mampu menciptakan dua juta lapangan pekerjaan/wirausaha baru.

Selanjutnya Sandiaga menjanjikan peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik, terutama guru honor yang akan ditingkatkan statusnya.

Terkait pendidikan, dia memastikan akan membangun sistem pendidikan yang berkualitas, menghapuskan Ujian Nasional, dan membuat kebijakan libur di bulan Ramadhan.

Pada bidang kesehatan, dia menyatakan akan menyelesaikan persoalan BPJS dalam 200 hari pertama menjabat. Dipastikannya tidak ada layanan yang ditinggalkan termasuk ketersediaan obat-obatan.

Untuk tenaga medis juga dipastikan mendapatkan honor tepat waktu. Dia menjanjikan semua layanan pemerintah tidak akan merepotkan dan membebani negara.

Diakhir, Sandiaga menyinggung soal banyaknya kartu (program Jokowi), menurutnya semua fasilitas layanan, termasuk PKH yang akan ditambah menjadi PKH plus cukup dengan satu kartu yakni KTP.

Ma’ruf Amin
Mengawali pernyataan penutup, Ma’ruf menyampaikan bahwa Jokowi-Ma’ruf akan melanjutkan apa yang sudah dilakukan oleh pemerintahan Jokowi-JK saat ini.

Dia mengatakan dalam melanjutkan pemerintahan, pihaknya akan melakukan yang lebih baik secara terus menerus dan berkelanjutan dengan memaksimalkan manfaat yang sudah ada.

Kemudian Ma’ruf menyebut akan melakukan pergeseran strategi nasional, yang sebelumnya menitik beratkan pada infrastruktur menjadi pembangunan sumber daya manusia (SDM). (doy)

Iklan Baris
Jasa pembuatan website untuk lembaga atau bisnis. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188

Berita

Prakiraan Cuaca Lampung Hari Ini (Warning Nihil)

Published

on

Prakiraan Cuaca BMKG

Lampung.co – Ini merupakan halaman khusus perkiraan cuaca Lampung yang akan selalu kami update setiap hari perdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Artinya halaman ini berlaku setiap hari bagi pembaca Lampung.co yang ingin mengetahui prakiraan cuaca di seluruh daerah provinsi Lampung.

Hal ini penting bagi anda yang ingin merencanakan perjalanan atau akan melaksanakan kegiatan yang bergantung pada kondisi cuaca.

Oleh karena itu, anda bisa menyimpan atau mengarsipkan link halaman perkiraan cuaca di Lampung ini ditempat yang mudah diingat untuk dikunjungi kembali kemudian hari.

Anda juga boleh membagikan informasi ini ke saudara atau rekan kerja melalui media sosial atau pesan dan group WhatsApp karena diantara mereka mungkin ada yang membutuhkannya.

Berikut prakiraan cuaca umum Provinsi Lampung berlaku tanggal 16 Juli 2019 pukul 07.00 WIB hingga 17 Juli 2019 pukul 07.00 WIB:

1. Angin secara umum bertiup dari arah Tenggara – Barat Daya dengan kecepatan antara 03 – 15 knots (05 – 28 Km/Jam).

2. Jarak Pandang berkisar antara 3 – 10 km.

3. Suhu Udara secara umum berkisar antara 23,0 0C – 33,5 0C, kecuali Lampung bagian Barat (Lampung Barat, Tanggamus, dan Pesisir barat) berkisar antara 18,0 0C – 30,0 0C.

4. Kelembaban Udara secara umum berkisar antara 53% – 95%, kecuali Lampung bagian Barat (Lampung Barat, Tanggamus, dan Pesisir barat) berkisar antara 60% – 97%.

5. Secara umum wilayah Lampung diprakirakan sebagai berikut :

Pagi hari diprakirakan cerah berawan – berawan, hujan ringan bersifat lokal di Pesawaran dan Tanggamus.

Siang dan Sore hari diprakirakan berawan.

Malam hari diprakirakan diprakirakan berawan.

Dini hari diprakirakan berawan, berpotensi hujan bersifat lokal di Lamtim dan Lamsel.

WARNING:
NIHIL

Sumber: Prakirawan Stasiun Meteorologi Radin Inten II Bandar Lampung.
*Jika anda menemukan informasi ini belum diperbaharui, silakan menghubungi redaksi melalui pesan WhatsApp 0811-796-2288 segera.

Iklan Baris
Jasa pembuatan website untuk lembaga atau bisnis. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Bandar Lampung

Soal Penyebab Kebakaran Pondok Pesantren Nurul Iman, Ini Kata BPBD

Published

on

Kebakaran

Lampung.co – Beberapa gedung Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Iman di Jalan Purnawirawan, Kelurahan Gunung Terang, Kecamatan Langkapura, Kota Bandar Lampung, mengalami kebakaran pada Senin (15/7/2019) malam.

Seorang saksi mata, Indah yang tinggal di Indekos tepat dibelakang bangunan Ponpes itu menyebutkan bahwa peristiwa kebakaran ini terjadi sekitar pukul 18.40 WIB. “Kejadiannya jam 7 kurang […]. Kami kira bakar sampah,” katanya dikutip dari Lampung Geh.

Ketua RT 02, Lingkungan 2, Kelurahan Gunung Terang, Sobri Narudin, mengatakan kebakaran ini melahap Asrama Putri, Ruang Masjelis, Aula dan rumah kiainya. Menurutnya, dugaan sementara kebakaran ini akibat korsleting listrik.

Sobri mengatakan tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, namun setidaknya 50 santri Ponpes Salafiyah Al-Hijrotul Munawaroh itu dievakuasi. “Alhamdulilah enggak ada korban (jiwa),” ucapnya.

Salah seorang santri, Rahmad Hidayat mengungkapkan bahwa awal mula dirinya mengetahui kebakaran terjadi saat para santriwati tengah memasak untuk makan malam.

“Awalnya ada yang masak buat makan malam di dapur asrama putri, abis itu tiba-tiba kebakaran,” ungkapnya.

Sementara Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kota Bandar Lampung Syamsul Rahman menerangkan, pihaknya mengerahkan 6 mobil pemadam Kebakaran dan 5 unit mobil suplai serta 70 personel.

“Kita berhasil menjinakkan api sampai proses pendinginan kurang lebih 2 jam. Alhamdulilah tidak ada kendala, hanya saja butuh proses yang lama karena bangunan yang terbakar banyak dari kayu,” kata dia dikutip dari Kupastuntas.co.

Syamsul mengaku belum bisa memastikan besaran kerugian, tetapi diperkirakan menyentuh ratusan juta rupiah. Terkait penyebab kebakaran menurutnya masih simpang siur.

“Biarkan tim Inafis (Indonesia Automatic Fingerprint Identification System) yang menentukan (penyebab kebakaran) setelah penyelidikan nanti,” imbuhnya. (*)

Iklan Baris
Jasa pembuatan website untuk lembaga atau bisnis. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Berita

BPS: Garis Kemiskinan di Provinsi Lampung Naik 2,06 Persen

Published

on

BPS Provinsi Lampung

Lampung.co – Selama September 2018 – Maret 2019 garis kemiskinan di Provinsi Lampung naik sebesar 2,06 persen, yakni dari Rp 409.881 per kapita per bulan September 2018 menjadi Rp 418.309 per kapita per bulan pada Maret 2019.

Hal itu disampaikan Kepala Bidang Statistik Sosial BPS Lampung Mas’ud Rifai melalui keterangan pers, Senin (15/7/2019). Komponen garis kemiskinan terdiri dari garis kemiskinan makanan (GKM) dan garis kemiskinan bukan makanan (GKBM).

Menurutnya, peranan komiditas makanan masih jauh lebih besar dibandingkan dengan komoditas bukan makanan. “Besarnya sumbangan GKM terhadap garis kemiskinan pada Maret 2019 sebesar 74,97 persen,” paparnya.

Pada Maret 2019, lanjutnya, komoditas makanan yang memberikan andil besar pada garis kemiskinan baik di perkotaan maupun di pedesaan adalah beras. Sebesar 19,97 persen di kota dan 25,74 persen di desa.

Sementara Rokok memberikan andil kemiskinan terbesar kedua setelah beras pada garis kemiskinan sebesar 15,07 persen di kota dan 9,42 persen di desa. Kemudian disusul telur ayam 4,54 persen di kota 4,46 persen di desa.

Selain itu juga tempe (2,50 persen di kota, 2,47 persen di desa), gula pasir (2,21 persen di kota, 3,09 di desa), mi instan (2,11 persen di kota, 1,99 persen di desa), roti (2,00 persen di kota, 2,59 persen di desa).

“Sedangkan komoditas bukan makanan yang memberikan andil besar garis kemiskinan yakni perumahan, bensin, listrik, pendidikan, dan perlengkapan mandi,” jelasnya.

Sementara jumlah penduduk miskin di Provinsi Lampung pada Maret 2019 sejumlah 1,06 juta orang (12,62 persen). Terjadi penurunan dibandingkan September 2018 sebesar 1,09 juta orang atau 13,01 persen. (*)

Iklan Baris
Jasa pembuatan website untuk lembaga atau bisnis. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Banyak Dibaca