fbpx
Connect with us

Berita

Dampak Hukum Kebiri Kimia Bagi Pelaku Kejahatan Seksual: Bisa Tumbuh Payudara

Published

on

Kejahatan Asusila

Lampung.co – Kejahatan seksual terhadap anak-anak di Indonesia masih terhitung tinggi, termasuk di Lampung. Kejahatan yang menjadikan anak sebagai objek ini tentunya termasuk kejahatan yang keji.

Salah satu kasus yang baru-baru ini menghebohkan masyarakat adalah kasus kejahatan seksual oleh MA terhadap 9 anak di Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.

Setelah menjalani proses, pelaku kejahatan seksual terhadap sembilan bocah di Mojokerto tersebut akan menjalani eksekusi hukuman kebiri kimia.

Eksekusi hukuman ini akan dilakukan oleh eksekutor dari kejaksaan. Hukuman ini merupakan eksekusi kebiri kimia pertama di Indonesia setelah banding MA di Pengadilan Tinggi Surabaya gagal.

Kabar ini diperkuat setelah acara Patroli Indosiar pada Minggu (25/8/2019) menayangkan bahwa predator usia 20 tahun asal Desa Mengelo itu tak lama lagi akan menjalani hukuman kebiri kimia.

Majelis hakim menguatkan putusan Pengadilan Negeri Mojokerto dengan pidana 12 tahun penjara, denda Rp 100 juta, dan pidana tambahan yakni hukuman kebiri kimia.

Kejaksaan bakal berkoordinasi dengan sejumlah rumah sakit untuk menjalankan eksekusi kebiri kimia tersebut. Karena belum ada satupun rumah sakit di Mojokerto yang pernah melakukannya.

Sebenarnya seperti apa kebiri kimia dan dampaknya? Berikut fakta-fakta kebiri kimia dan dampak dari eksekusi tersebut yang dilansir Liputan6.com dari berbagai sumber, Minggu (25/8/2019).

1. Hukuman Kebiri Sudah Disahkan DPR RI
Meski masih menimbulkan pro dan kontra, hukuman kebiri bagi pelaku kejahatan seksual terhadap anak ternyata sudah disahkan oleh DPR RI pada tahun 2016.

Mayoritas suara di DPR dalam sidang paripurna setuju agar RUU terkait Perppu No.1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU no 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi Undang-undang.

Poin penting dalam rapat paripurna tersebut adalah penambahan hukuman pada pelaku kekerasan seksual dengan sanksi adanya kimia. Disahkannya hukuman yang bakal dilakukan pertama kali di Mojokerto tersebut juga ditanggapi oleh MUI.

“Undang-undang sekarang ada catatan yakni kebiri kimia. Sifatnya sementara tidak permanen. Kalau tidak permanen sebagai suatu sanksi kejahatan merusak, menurut pandangan saya dibolehkan,” ungkap Ketua Umum MUI Jabar Rachmat Safe’i saat ditemui di ruang kerjanya pada Kamis (13/10), dikutip dari Merdeka.com.

MUI melihat bahwa kebiri kimia dalam UU tidak menghilangkan hak asasi seseorang dan kehormatannya secara permanen. Artinya kebiri kimia hanya dilakukan sementara sebagai konsekuensi kejahatan yang sudah pelaku lakukan.

2. Kebiri Untuk Memperlemah Hormon Testosteron
Hukuman kebiri bisa diartikan menjadi dua tindakan yang berbeda yaitu berupa pemotongan atau dengan suntikan zak kimia yang sering disebut dengan istilah kebiri kimia. Kebiri kimia ini merupakan tindakan memasukkan bahan kimia antiandrogen, baik melalui pil atau suntikan ke dalam tubuh.

Jika dikaitkan oleh pelaku kejahatan seksual, hukuman kebiri kimia untuk memperlemah hormon testosteron. Bahan kimia yang dimasukkan dalam tubuh akan menimbulkan efek samping obat untuk memengaruhi pada sistem tubuh.

Menurut Wakil Ketua Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Spesialis Kesehatan Jiwa Indonesia (PDSKJI), dr Eka Viora, Sp KJ(K) fungsi hormon sekunder laki-lakinya akan hilang setelah disuntikkan kebiri kimia tersebut.

“Di antaranya akan berpengaruh pada fungsi hormon sekunder laki-lakinya akan jadi hilang. Dia akan jadi seperti perempuan. Kalau waria senang biasanya karena akan muncul sifat-sifat perempuannya, misalnya payudara bisa membesar, tapi tulang mudah keropos. Itu kan membunuh juga kan namanya,” ungkapnya saat ditemui di Jakarta.

3. Akan Memicu Munculnya Sifat Perempuan
Dokter Boyke Dian Nugraha menilai, kebiri kimiawi sangat berbahaya bagi laki laki. Senada yang diutarakan oleh dr Eka Viora, Sp KJ(K), dokter spesialis kandungan yaitu Boyke Dian Nugraha menilai bahwa hukuman kebiri kimiawi bisa mengubah laki-laki menjadi seperti perempuan.

“Karena hormon testosteronnya hilang, payudaranya akan tumbuh, otot-otot menjadi lemah. Kemudian mudah menjadi diabetes, menjadi gemuk, dan menjadi seperti robot. Tidak ada nafsu seperti mayat hidup,” kata dokter Boyke kepada Liputan6 SCTV.

Prof Dr dr Wimpie Pangkahila, SpAnd, FACCS, mengungkapkan hal yang sama saat menanggapi munculnya perppu hukuman kebiri. Ia mengatakandampak dari kebiri ini bisa terjadi ginekomastia. Itu berarti bagian payudara orang yang disuntikkan bisa tumbuh.

“Dampak buruk terhadap organ lainnya bisa terjadi. Tulang keropos, kurang darah, ototnya berkurang, lemaknya bertambah, dan terjadi ginekomastia. Lalu yang lebih berat lagi gangguan pembuluh darah dan jantung, selain tentunya gangguan kognitif,” kata Wimpie menjelaskan.

4. Tubuh Membengkak
Menurut dokter spesialis andrologi, dr. Heru H. Oentoeng selain beragam efek samping dari kebiri kimia, ia menambahkan jika kebiri kimia bisa berdampak gairah seks dan kemampuan ereksi akan menurun.

Ia juga menyebutkan jika kebiri kimia bisa membuat orang yang disuntikkan mengalami pembengkakkan tubuh, meningkatkan risiko penyakit jantung dan pembuluh darah.

“Tapi secara fisik jangka panjang, suntikan ini akan menyebabkan penumpukan cairan di tubuhnya. Jadi dia seolah gemuk, tapi tubuhnya penuh cairan, tubuhnya bengkak, osteoporosis, serta ototnya melemah,” kata dokter yang berpraktik di RS Siloam Kebon Jeruk, Jakarta.

“Saya bukan tidak setuju, kami (dokter) justru mendukung perppu kebiri. Hanya saja, masyarakat perlu tahu, hukuman itu dibuat agar pelaku jera. Sedangkan suntik kebiri ini perlu repeat (diulang). Jangan sampai kebiri ini jadi tidak efektif karena menjalaninya tidak semudah dibayangkan,” tambahnya. (*)

418 kali dilihat, 18 kali dilihat hari ini

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188

Berita

Gerakan Sholat Subuh Berjamaah di Kelurahan Kedaung

Published

on

Gerakan Sholat Subuh Berjamaah

Lampung.co – Melaui melalui program desa berdaya, Rumah Zakat gandeng Kodim 0410/KBL helat kegiatan gerakan sholat subuh berjamaah yang diselenggarakan di Masjid Nurul Huda Kelurahan Kedaung Kemiling Kota Bandar Lampung, Minggu (22/9/2019).

Fasilitator Desa Berdaya Rumah Zakat Beny Tribiyono mengatakan, program tersebut merupakan upaya untuk mewujudkan masyarakat yang kuat secara ruhiyah dan mendekatkan masyarakat Kedaung untuk senantiasa memakmurkan masjid.

Kegiatan yang mengusung tema “Dari Masjid, Kedaung Berkah Lahir dan Batin” tersebut dihadiri sekitar 96 jamaah dari berbagai lapisan masyarakat Kedaung dan keluarga besar Kodim 0410/KBL.

Lurah Kedaung, Kusuma Purwarintono dalam sambutannya menerima dengan sangat bahagia kegiatan shalat shubuh berjamaah yang dinisiasi oleh Rumah Zakat bersama Kodim 0410/KBL.

“Kami menyambut baik kegiatan sholat shubuh berjamaah di Kelurahan Kedaung, semoga kedepan masyarakat bisa lebih antusias lagi dan istiqomah untuk melaksanakan Sholat Subuh di Masjid,” kata dia.

Sementara itu, Kasdim 0410/KBL, Mayor Inf. Andri Kusuma mewakili Dandim 0410/KBL dalam kesempatan yang sama menyampaikan ajakan agar masyarakat lebih dekat dengan Tuhan Yang Maha Esa.

“Kami mengajak masyarakat Kedaung untuk semakin memperkuat keimanan dengan memakmurkan masjid,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Lampung.co, Minggu (22/9/2019) sore.

Pada kesempatan silaturahmi antara keluarga besar kodim 0410/KBL dengan masyarakat Kedaung itu, dia juga menghimbau agar masyarakat menjaga ketertiban dan selalu waspada terhadap bahaya kebakaran.

“Juga tak lupa kami berterimakasih atas sinerginya Rumah Zakat dengan Kodim 0410/KBL hari ini,” imbuhnya.

Kegiatan gerakan shubuh berjamaah disempurnakan dengan kajian shubuh bersama Ustadz Syaif Umar, S.Sos Alhafidz, selaku pengasuh Pondok Pesantren Tahfidz Dewan Dakwah Provinsi Lampung.

Dalam tausyiahnya ustadz syaif menyampaikan tafsir surat al-‘araf ayat 96, sebagai penguat keimanan dan wejangan subuh para jamaah. Kegiatan berlangsung hingga pukul 06.15 WIB, ditutup sarapan bersama. (*)

2,383 kali dilihat, 2,383 kali dilihat hari ini

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Berita

Duwade Gallery Bagikan Ratusan Paket Roti untuk Warga Bakung

Published

on

Warga Bakung

Lampung.co – Duwade Gallery dibawah pimpinan Bunda Riesa Tiara, S.E turut serta mendukung program sosial Bengkel Gizi ACT Lampung di Bakung Teluk Betung Barat Kota Bandar Lampung dengan membagikan 450 Roti untuk warga dan anak-anak yang tinggal dekat TPA Sampah Bakung.

Owner Duwade Gallery Rudy Chandra Satya, yang juga Ketua DPW Gebu Minang Provinsi Lampung mengatakan alasan berbagi tersebut merupakan sebagai wujud kepedulian Distributor pakaian muslim merek SAMASE Lampung kepada masyarakat yang tinggal didaerah rawan penyakit akibat dampak sampah.

Untuk dana bantuan, lanjutnya, merupakan hasil dari keuntungan usaha Toko Duwade Gallery. Harapanya penyaluran bantuan bisa bermanfaat bagi masyarakat Bakung. “Kami berharap gerakan yang kami lakukan ini bisa diikuti oleh pengusaha dan perusahaan yang lain di Provinsi Lampung,” harapnya.

Sementara Kepala Cabang ACT Lampung Dian Eka Darma Wahyuni sangat mengapresiasi penyaluran bantuan dari Duwade Gallery. Menurutnya pembinaan untuk masyarakat Bakung akan terus dilakukan melalui program Bengkel Gizi.

Selain pemenuhan gizi seimbang, program tersebut juga memberikan penyuluhan rutin mengenai pola hidup sehat diantaranya 10 Pesan untuk mencapai rumah tangga ber PHBS, Pencegahan dan Pengobatan TBC dan lainya.

Didukung oleh berbagai pihak termasuk Pemerintah Kelurahan Bakung dan Puskesmas Bakung, program Bengkel Gizi sudah menjangkau ratusan wanita dan anak-anak di Kelurahan Bakung.

“Dukungan semua pihak sangat diperlukan mengingat warga Bakung mempunyai banyak permasalahan seperti gangguan kesehatan dan minimnya air bersih,” kata dia, Sabtu (21/9/2019) sore. (her)

11,947 kali dilihat, 7,098 kali dilihat hari ini

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Berita

Pelajar di Lampung Gelar Aksi Silent Parade Solidaritas Kabut Asap

Published

on

Aksi Solidaritas Kabut Asap

Lampung.co – Kepedulian terhadap warga terdampak kabut asap di Provinsi Riau dan Pulau Kalimantan terus mengalir. Pagi tadi, Sabtu (21/9/2019) sejumlah relawan dari Rohis dan Osis SMK Negeri 8 Bandar Lampung menggelar aksi silent parade solidaritas kabut asap di Tugu Adipura Bandar Lampung.

Sekitar 20 perwakilan Rohis dan Osis berdiri selama tiga puluh menit sambil memegang kertas bertulis #BantuMerekaBernapas. Abi Andi Saputra selaku Koordinator Aksi mengatakan aksi silent parade merupakan bukti kepedulian pelajar di Provinsi Lampung untuk membantu saudara-saudara di Riau dan Pulau Kalimantan yang terdampak kabut asap.

Menurutnya aksi bertujuan supaya saling peduli antar sesama dan tolong menolong. Silent parade sendiri bekerjasama dengan ACT Lampung yang menyediakan tools aksi. Selain itu setelah silent parade usai, relawan melanjutkan aksi penggalangan dana kemanusiaan kepada pengguna jalan.

“Kami mengajak semua pihak peduli terhadap kejadian kabut asap,” kata Abi usai aksi.

Sementara Marketing Komunikasi ACT Lampung Hermawan Wahyu Saputra yang turut mengawal aksi Silent Parade mengatakan kabut asap menjadi perhatian lembaganya karena sudah menimbulkan dampak langsung berupa kesehatan, hilangnya mata pencaharian dan dampak lainya.

Untuk itu aksi silent parade diharapkan mampu menggerakan masyarakat Lampung untuk lebih peduli dengan menyalurkan donasi terbaiknya. Lanjutnya, gerakan yang diawali Rohis dan Osis SMK Negeri 8 Bandar Lampung bisa dilanjutkan oleh pemuda di Provinsi Lampung.

“Jarak tidak menjadi penghalang untuk terus peduli, hingga kini banyak komunitas yang sudah berkomitmen untuk melaksanakan penggalangan dana, itu akan memperlancar aksi kemanusiaan di Riau dan Kalimantan,” tandasnya. (*)

13,502 kali dilihat, 7,058 kali dilihat hari ini

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Banyak Dibaca