Menu

Cinta Ditolak dan Dibilang ‘Item Jelek’, Buruh Perkosa dan Kubur Calon Kekasih

  Dibaca : 121 kali
Cinta Ditolak dan Dibilang ‘Item Jelek’, Buruh Perkosa dan Kubur Calon Kekasih
Ilustrasi pembunuhan | Foto: Istimewa

Lampung.co – Wagiran (35) warga Dusun Purwodadi, Desa Gedung Ketapang, Sungkai Selatan, Lampung Utara, nampaknya benar-benar kalap.

Pasalnya, ia tega membunuh dan mengubur ‘RA’, gadis yang ditaksirnya yang masih berusia 16 tahun.

Pembunuhan ini terungkap setelah Jajaran Reserse Kriminal Polres Lampung Utara mengungkap kasus Pembunuhan disertai pencurian dengan kekerasan dan persetubuhan anak di bawah umur tersebut.

Wagiran ditangkap petugas gabungan unit Reskrim Polsek Sungkai Selatan Polres Lampung Utara di Dusun Kawatan, Sriminosari, Labuhan Maringgai, Lampung Timur, Jumat (7/12/2018) lalu.

Dilansir dari viva.co.id, Kasat Reskrim Polres Lampung Utara AKP Donny Kristian Baralangi membenarkan pihaknya telah menangkan Wagiran.

Wagiran, disebutnya pemuda yang bekerja sebagai buruh serabutan.

“Pelaku kami tangkap di tempat persebunyiannya di Lampung Timur hari Jumat lalu,” ujar Donny.

Diterangkan Donny, bahwa Wagiran tega membunuh RA dikarenakan sakit hati akibat cintanya ditolak korban berkali-kali.

Kronologi kejadian perkara, dirinci Donny, Wagiran menjempur RA di rumah pamannya dengan alasan mengantarnya bekerja di toko bangunan.

Namun di dalam perjalanan, pelaku mengajak korban berputar putar di area perkebunan tebu.

Dan pelaku kembali mengungkapkan perasaannya kepada korban sampai tiga kali. Namun, bukannya diterima, justru Wagiran mendapatkan jawaban yang kurang berkenan di hati pelaku.

“Ia kembali ditolak korban. Namun dengan jawaban yang mungkin kurang berkenan di hati pelaku, ‘Saya sudah punya cowok ganteng’, saya tidak mau sama kamu” kamu item jelek'” terang Donny menirukan keterangan pelaku.

Mendengar jawaban korban, masih kata Donny, pelaku mengajak korban ke areal perkebunan tebu yang di sekitarnya terdapat aliran air (lebung).

Di saat itu, pelaku menghentikan sepeda motornya, lalu turun menuju arah belakang motor yang mana saat itu korban masih berada di atas sepeda motor milik pelaku.

“Tiba-tiba pelaku memeluk korban dari belakang dan membanting korban ke tanah, korban sempat melawan sehingga pelaku mencekik leher korban menggunakan kedua tangannya hingga korban tidak sadarkan diri,” kata dia.

Di saat itu, pelaku melancarkan aksinya dengan melakukan persetubuhan terhadap korban.

Sampai akhirnya, Wagiran pun semakin kalap dengan kembali mencekik RA untuk memastikan bahwa korban benar-benar meninggal dunia.

“Kemudian memanggul korban yang setengah bugil ke arah aliran air dan menguburkan korban di sekitar aliran air tersebut,” jelas Donny.

Donny menyatakan, korban dinyatakan hilang, lalu keluarga membuat laporan ke Polsek sungkai dengan Laporan Polisi Nomor : LP/100/ XII/ 2018/PLD LPG/ RES LU /SEK KAI SEL, Tanggal 05 Desember 2018.

Pelaku kini dalam pemeriksaan dan akan kita sangkakan dengan Pasal 340 KUHPidana, dan atau Pasal 338 KUHPidana, dan atau Pasal 365 KUHPidana, dan atau Pasal 81 ayat 2 ayat (1) ayat (2) dan atau pasal 82 ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2014 atas perubahan UU RI No. 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak. (*)

Iklan Baris
Wooww... Undangan Pernikahan Murah Hanya Rp. 950. Telp/WA: 0857-8976-8640

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!
- Advertisement -


Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional