fbpx
Connect with us

Berita

Cerita Warga Panjang Sulap Sampah Menjadi Produk Bernilai Ekonomis

Published

on

Pengrajin Ecobrick
Warga Panjang pengrajin Ecobrick | Foto: Alfarizy Ajie Fadhilah/Lampung.co

Lampung.co – Belakangan ini, ramai gerakan di media sosial untuk memulai campaign tolak pemakaian kantong plastik serta gerakan zero waste. Hal ini ditenggarai karena terus meningkatnya jumlah sampah plastik yang kian hari makin menambah jumlahnya.

Banyak program yang digaungkan guna mendaur ulang sampah, salah satunya ialah Ecobrick. Dikutip dari laman zerowaste.id, Ecobrick sendiri ialah bata ramah lingkungan, disebut “bata” karena ia dapat menjadi alternatif bagi bata konvensional dalam mendirikan bangunan.

Namun, lebih luas lagi, botol plastik yang dikemas dengan plastik bekas itu juga dapat digunakan untuk menghasilkan berbagai produk, termasuk furnitur, dinding taman, dan struktur lainnya. Demikian yang digeluti kelompok ibu rumah tangga di Kecamatan Panjang, Kota Bandar Lampung.

Warga Kelurahan Panjang Utara itu membuat gerakan peduli sampah melalui ecobrick. Turina, ketua gerakan peduli sampah yang dinamai ‘bengkel ecobrick’ ini mengatakan, gerakan ini telah berjalan sejak tahun 2019 lalu.

“Ini dimulai pas bulan November 2019, kami ada pertemuan dengan CSR Pertamina, nah kami dikasih pengetahuan tentang ecobrick,” kata Ina sapaan akrab Turina, Senin (20/7/2020). Di tangan cekatan para ibu rumah tangga ini, dengan metode ecobrick, sampah plastik disulap menjadi sofa yang nyaman.

Anugrah Kesadaran Lingkungan

Berangkat dari keresahannya terhadap kondisi lingkungan yang banyak sampah berserakan, Ina dan rekannya yang lain mulai konsisten untuk mengumpulkan sampah plastik guna dimanfaatkan untuk pembuatan ecobrick.

Perjalanan untuk merintis gerakan peduli sampah bengkel ecobrick ini tidak semulus yang Ina dan rekannya bayangkan, bengkel ecobrick yang awalnya beranggotakan sebanyak 10 anggota, kini hanya tersisa 5 anggota.

“Tadinya 10 orang anggota, tapi yang 5 ini mereka kan ada yang kerja di tempat lain, jadi ya waktunya kepangkas, dari pada gak efektif kan, mending fokus di kerjaan masing-masing aja,” ungkap Ina.

Tangan terampil merekalah, ecobrick disulap menjadi sofa yang nyaman dan juga ramah lingkungan. Meski demikian, Ina mengakui jika proses pembuatan ini sempat menuai masukan dan kritikan dari masyarakat karena produk yang dihasilkan kurang maksimal.

Dari kritikan tersebut justru membuat Ina dan rekannya semakin termotivasi, mereka mulai mempelajari pembuatan sofa ke pengrajin sofa. Dari sinilah Ina beserta rekannya dapat membuat produk yang tampak seperti sofa pada umumnya.

Berebut Sampah

Seiring berjalannya waktu, masyarakat sekitar yang mulai terbuka pikirannya mulai mengumpulkan sampah untuk diberikan kepada bengkel ecobrick. Tak hanya sampah dari masyarakat sekitar, bengkel ecobrick ini juga mencari di tempat potensial yang kerap terjadi penumpukan sampah, seperti pasar, warung, hingga sekolah.

Pada bulan-bulan setelah bengkel ecobrick ini berjalan, Ina dan rekannya sempat kekurangan sampah, imbasnya mereka sempat berebut lokasi untuk pengambilan sampah. “Sempet dulu itu kami rebutan sampah, karena sangking di lingkungan sini udah habis, tapi ya kami bersaing secara sehat,” jelas Ina dan rekannya seraya tertawa.

Nilai Sebuah Proses

Sofa produk bengkel ecobrick saat ini sudah dikomersilkan, untuk tiap satu paket sofa yang terdiri dari dua buah kursi dan satu buah meja ini dibandrol dengan kisaran harga Rp 1,5 juta. Harga ini dibandrol dengan melihat proses pembuatan serta bahan yang digunakan.

Ina menjelaskan, untuk tiap satu botol ecobrick membutuhkan setidaknya sampah plastik sebanyak 250 gram sampah, dan tiap satu buah kursi sofa membutuhkan 25-35 botol ecobrick, jika dikalkulasikan untuk tiap satu buah sofa yang diproduksi ini turut mendaur ulang sampah sebanyak 6,25 Kg sampai 8,75 Kg.

“Ya kami juga berpedoman, penangan sampah ini bukan untuk kita sekarang tapi buat anak cucu kita nanti,” ucapnya.

Dia mengaku sempat mendapat masukan dari camat setempat mengenai harga jual sofa yang terlalu tinggi, hal itu ditanggapi oleh Ina dengan baik. “Ya janganlah lihat dari harga, tapi lihat sebuah prosesnya, atau setidaknya turut membersihkan lingkungan,” tegas Ina.

Soal Dukungan Pemerintah

Saat launching pada awal tahun 2020, Ina da rekannya yang berharap akan ada dukungan pemerintah setempat, setidaknya hadir saat acara peresmian tersebut. Namun mereka harus menelan bulat-bulat kekecewaan, dari sekian banyak undangan, hanya segelintir saja yang datang.

“Ini di-launching bulan Januari, kami kan ngundang pemerintah dan dinas terkait, ya kami kira bakal datang, tapi ternyata cuma dua orang yang hadir. Tapi kami positive thinking aja, mungkin mereka sibuk,”papar Ina kepada Lampung.co.

Ina dan rekannya berharap pemerintah turut serta menggalakkan gerakan ecobrick dan mendukung gerakan yang telah berjalan. Ia juga berharap dengan adanya gerakan ini, masyarakat lain secara luas dapat memulai untuk menanggulangi permasalahan sampah. (aaf)

 26,613 kali dilihat,  16 kali dilihat hari ini



Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188

Tim Redaksi media online Lampung.co menerbitkan berita-berita khusus, termasuk berita advertorial. Hubungi tim redaksi melalui email redaksi@lampung.co atau WhatsApp 0811-796-2288

Berita

Dua Tahun Pandemi, Sektor UMKM Mampu Bertahan

“Apalagi beberapa sektor usaha sudah bergeliat meski tetap memenuhi prosedur protokol kesehatan dalam menjalankan usahanya,”

 1,564 kali dilihat,  1,564 kali dilihat hari ini

Published

on

Abdul Hakim
Abdul Hakim bersama Gubernur Lampung Arinal Djunaidi | Foto: Ist.

Lampung.co – Anggota DPD RI asal daerah pemilihan Lampung Abdul Hakim mengapresiasi optimisme Bank Indonesia bahwa pertumbuhan ekonomi tahun depan bisa mencapai 4,7 persen sampai dengan 5,5 persen.

Anggota Komite IV yang hadir pada acara BI hari ini, Rabu (24/11/2021) bersama Gubernur Lampung Arinal Djunaidi juga yakin angka itu bisa tembus. Namun, Hakim berkata, banyak hal yang mesti dilakukan untuk mencapai itu.

“Yang jelas, iklim ekonomi mesti dihafa tetap kondusif meski masih dalam situasi pandemi,” kata Hakim. Soal konsumsi rumah tangga yang diprediksi ikut menyumbang pertumbuhan ekonomi, lanjutnya, bergantung pada pendapatan tumah tangga.

Salah satunya, kata dia, dengan memberikan insentif kepada perusahaan dan UMKM untuk bertahan dan maju dalam masa pandemi. Menurut Hakim, kemudahan dan pendampingan pemerintah serta entitas lain akan berpengaruh pada pencapaian itu.

Misalnya dengan memperbanyak dukungan pada pemberian akses pemasaran ke beberapa segmen yang berorientasi ekspor. Hakim ingin, Bank Indonesia dan OJK juga mendukung penuh pencapaian optimisme angka pertumbuhan ekonomi itu.

Ia meyakini, selama dua tahun dilanda pandemi, sektor usaha UMKM mampu bertahan. Kini, untuk 2022, ia meyakini ada pertumbuhan yang lebih signifikan. “Apalagi beberapa sektor usaha sudah bergeliat meski tetap memenuhi prosedur protokol kesehatan dalam menjalankan usahanya,” tandasnya. (*)

 1,565 kali dilihat,  1,565 kali dilihat hari ini



Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Berita

Komite IV DPD RI Minta Gubernur Lampung Pro UMKM

Hakim ingin, Gubernur membuka ruang dan akses seluas-luasnya kepada UMKM. Misalnya dengan menggandeng perusahaan agar mau menerima produk UMKM untuk kemudian dikembangkan.

 9,297 kali dilihat,  1,947 kali dilihat hari ini

Published

on

Abdul Hakim
Anggota DPD RI asal daerah pemilihan Lampung Abdul Hakim | Foto: Ist.

Lampung.co – Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) asal daerah pemilihan Lampung Abdul Hakim mendorong Gubernur Lampung Arinal Djunaidi makin peduli terhadap pegiat usaha mikro kecil dan menengah.

Ini disebutkan Abdul Hakim dalam keterangan pers menyikapi penghargaan Paramakarya 2021 yang diberikan kepada Gubernur Arinal yang diterima Lampung.co, Senin (22/11/2021) malam.

Penghargaan oleh pemerintah pusat itu diberikan Wakil Presiden Maruf Amin. Gubernur Arinal dinilai memberikan pembinaan yang tinggi kepada pegiat usaha mikro kecil dan menengah serta perusahaan di Lampung.

Anggota Komite IV itu menginginkan, penghargaan ini menjadi pemantik keberpihakan Pemprov Lampung kepada pegiat UMKM. “Pegiat UMKM, mesti lebih dibantu agar naik kelas,” kata Hakim.

Hakim ingin, Gubernur membuka ruang dan akses seluas-luasnya kepada UMKM. Misalnya dengan menggandeng perusahaan agar mau menerima produk UMKM untuk kemudian dikembangkan.

Dia juga ingin agar Gubernur langsung membukakan pasar ekspor kepada produk UMKM yang sudah memiliki standar tersendiri. Dia meyakini, dengan keberpihakan Gubernur Lampung, UMKM di provinsi ini makin berkembang dan maju. (*)

 9,298 kali dilihat,  1,948 kali dilihat hari ini



Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Berita

Prakiraan Cuaca Lampung Hari Ini

Published

on

BMKG
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) | Foto: Ist

Lampung.co – Ini merupakan halaman khusus perkiraan cuaca Lampung yang akan selalu kami update setiap hari berdasarkan data terbaru dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Artinya halaman ini berlaku setiap hari bagi pembaca Lampung.co yang ingin mengetahui prakiraan cuaca di seluruh daerah provinsi Lampung.

Hal ini penting bagi anda yang ingin merencanakan perjalanan atau akan melaksanakan kegiatan yang bergantung pada kondisi cuaca. Oleh karena itu, anda bisa menyimpan atau mengarsipkan link halaman perkiraan cuaca di Lampung ini ditempat yang mudah diingat untuk dikunjungi kembali kemudian hari.

Anda juga boleh membagikan informasi ini ke saudara atau rekan kerja melalui media sosial atau pesan dan group WhatsApp karena diantara mereka mungkin ada yang membutuhkannya. Berikut prakiraan cuaca umum Provinsi Lampung, Selasa 23 November 2021:

Pagi hari : diprakirakan Berawan. Berpotensi hujan lokal di wilayah Pesibar, Tanggamus, Pringsewu, Pesawaran, Lamsel.
Siang-sore hari : diprakirakan berpotensi hujan di wilayah Lamtim, Metro, Lamteng, Balam, Lamsel, Pesawaran, Pringsewu, Tanggamus, Pesibar, Lambar, Way Kanan, Lampura, Mesuji, Tuba, Tubabr.
Malam hari: diprakirakan berawan. Berpotensi hujan di wilayah Mesuji, Tuba, Tubabar, Way Kanan, Lampura, Lamteng, Lamtim.
Dini hari : diprakirakan berawan. Berpotensi hujan di wilayah Lamsel, Pesawaran, Tanggamus, Pesibar

Suhu udara : 23,0 °C – 32,0 °C, untuk wilayah Barat Lampung berkisar antara 16,0 °C – 30,0 °C.
Kelembaban udara : 60 – 98 %, untuk wilayah Barat Lampung berkisar antara 65 – 100 %.
Angin : dari arah Barat Laut hingga Barat Daya dengan kecepatan : 03 – 16 knots (5 – 32 Km/Jam).

Peringatan Dini : Waspada potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang di wilayah Lamtim, Metro, Lamteng, Mesuji, Tuba, Tubabar, Way Kanan, Lampura, Tanggamus, Lambar, Pesibar, Balam, Lamsel pada siang, sore dan malam hari.

Sumber: Prakirawan BMKG Lampung.
*Jika anda menemukan informasi ini belum diperbaharui, silakan menghubungi redaksi melalui pesan WhatsApp 0811-790-1188 segera.

 2,955,961 kali dilihat,  2,089 kali dilihat hari ini



Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Banyak Dibaca