Menu

Bupati Parosil: Budaya Gotong Royong Harus Dilestarikan

  Dibaca : 156 kali
Bupati Parosil: Budaya Gotong Royong Harus Dilestarikan
Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus | Foto: Ist.

Lampung.co – Pemerintah Kabupaten Lampung Barat (Lambar) melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pekon (DPMP) mengajak seluruh masyarakat gotong royong serentak pada Jumat 14 September 2018 mendatang.

Kegiatan yang akan dilaksanakan secara serentak di 15 Kecamatan tersebut dalam rangka pelaksanaan Gerakan Aksi gotong Royong masyarakat Kabupaten Lambar Tahun Anggaran 2018.

Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus mengatakan, semangat dan budaya gotong royong harus terus dilestarikan di tengah-tengah masyarakat, karena memiliki nilai-nilai positif terutama dalam memupuk kerja sama.

“Artinya semangat gotong royong harus kita lestarikan karena dengan semangat itulah kita selama ini melakukan dan menggerakkan pembangunan dalam mewujudkan visi misi daerah,” kata Bupati, Rabu (12/09/2018).

Ia mengakui bahwa tidak mudah untuk melestarikan dan mempertahankan semangat gotong royong tersebut di tengah-tengah masyarakat.

“Apalagi memang sangat disadari bahwa dewasa ini masyarakat cenderung semakin individualistis dan saling berkompetitif serta menonjolkan persaingan dari pada persamaan,” ujarnya.

Tetapi, lanjut Parosil, kita harus terus berupaya agar semangat gotong royong tetap terpelihara dengan baik di tengah-tengah masyarakat diantaranya dengan rutin menggelar bulan bakti gotong royong.

Menurut dia, semangat gotong royong yang akan dikembangkan itu tentu sangat tergantung pada keberhasilan semua pihak dalam menanamkan semangat, termasuk kepada anak-anak generasi muda.

“Semangat gotong royong sudah hampir memudar karena arus globalisasi dengan masuknya budaya asing yang sangat bertentangan dengan budaya bangsa,” imbuhnya.

Bupati berharap kepada semua pihak, mulai dari SKPD, camat,lurah, kepala desa, hingga kepala dusun untuk berpartisipasi melaksanakan aksi dan gerakan gotong royong.

“Semangat gotong royong itu harus melibatkan generasi muda untuk melakukan kegiatan yang bernuansa kerja sama teamwork seperti kegiatan kepramukaan dan lainnya,” pungkasnya.

Dijetahui, kegiatan tersebut berdasarkan instruksi Presiden No. 03 Tahun 2004 tentang bulan Bhakti gotong royong masyarakat. Selain itu juga Permendagri No 42 tahun 2005 tentang pedoman penyelenggaraan bulan Bhakti gotong royong.

Selanjutnya perintah lisan Bupati Lambar Tanggal 10 September 2018 dalam acara Ngupi bekbakhong di Ruang Rapat Kagungan tentang gerakan aksi gotong royong serentak di 15 Kecamatan Kabupaten Lambar. (*)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!
- Advertisement -


Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional