Menu

Bukan Pendidikan Demokrasi, Kampanye Pilpres 2019 Hanya Berisi Politik Olok-Olok

  Dibaca : 226 kali
Bukan Pendidikan Demokrasi, Kampanye Pilpres 2019 Hanya Berisi Politik Olok-Olok
Jokowi dan Prabowo (Foto: Detik)

Lampung.co – Dua bulan masa kampanye berlalu, sejak penetapan dan berlangsung masa kampanye Pemilu serentak 2019 dari 23 September 2018 lalu.

Kampanye pun akan berlangsung hingga 13 April 2019 mendatang. Namun sampai sekarang, kampanye yang berlangsung bukan pendidikan demokrasi yang diberikan.

Justru, jauh dari itu, aktivitas politik yang tengah berlangsung sampai hari ini hanya diisi dengan politik olok-olok.

Hal tersebut disampaikan Analis Politik Exposit Strategic Arif Susanto. Menurutnya, kampanye capres cawapres sampai hari ini masih minim gagasan.

“Gejala politik kita hari ini sebagai politik mengolok-olok. Jadilah kita mendapati sebuah kampanye yang dangkal secara gagasan,” kata Arif di D’hotel, Jakarta Pusat, Rabu (21/11/2018) dilansir dari Kumparan.com.

Pernyataan tersebut disampaikan Arif dalam diskusi bertajuk ‘Kampanye Nyinyir dan Gugat-Menggugat di Tahun Politik: Apa Motifnya?’,

Selain itu, tercatat oleh Arif, bahwa ada empat bentuk politik olok-olok yang mewarnai kampanye Pilpres 2019. Antara lain, sebutnya, mulai dari penyampaian pesan yang tidak substansial bahkan mengada-ada.

Lalu, lanjutnya, penyampaian pesan yang emosional hingga menyinggung lawan dengan kata-kata yang multitafsir.

“Kritik tidak berdasar, tanpa data akurat, sekadar untuk memukul lawan, politik kita lebih banyak diisi olok-olok ketimbang tawaran program,” kritiknya.

“Prabowo sebut tingkat kemiskinan sampai 90 persen. Ma’ruf Amin yang menyebut tidak melihat prestasi pemerintah buta dan budek,” imbuhnya.

Untuk itu, Arif berpandangan, bahwa, kedua pasangan calon yang ada sejauh ini cenderung kampanye reaktif dan kurang antisipatif terhadap masalah.

Maka, yang terjadi adalah, perdebatan kedua paslon dinilai tidak fokus dan gagap menerjemahkan visi menjadi program secara konkret.

“Minim terobosan bagi hadirnya kampanye cerdas dan kreatif. Politisasi SARA terus menjebak politik nasional dalam kubangan kebencian,” tutupnya. (*)

Iklan Baris
Jasa pembuatan website untuk lembaga atau bisnis. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Banner Ads

- Iklan Layanan Masyarakat -
-Selamat Hari Raya Idul Fitri 1440 H-


Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional