BMKG Pasang dua Sirene Tsunami di Lampung, Ini lokasinya

Rodi Ediyansyah

Lampung.co – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengelola 52 unit sirine atau remote terminal unit (RTU) di wilayah yang rawan bencana tsunami di seluruh Indoesia.

RTU tersebut tersebar di 18 provinsi yang rawan terjadi bencana tsunami termasuk dua diantaranya dipasang di Lampung.

Kepala Stasiun Geofisika BMKG Kotabumi Anton Sugiharto mengatakan, dua unit sirine yang terpasang di Lampung yakni di Kota Agung, Tanggamus dan Kalianda, Lampung Selatan.

“Di Kota Agung dan Kalianda,” jawan Anton saat dikonfirmasi Lampung.co melalui pesan elektronik, Sabtu (13/10/2018).

Namun demikian, menurut Kepala BMKG Gorontalo Indar Adi Waluyo, Early warning atau peringatan dini terbaik adalah diri sendiri. Jika dekat dengan pantai dan terjadi gempa besar, segera menuju tempat yang tinggi.

“Tidak perlu menunggu sirine tsunami berbunyi, karena bisa jadi banyak kendala teknis di lapangan,” kata Indar dilansir kompas.com.

Selain untuk keperluan BMKG, sirine juga untuk keperluan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Sirine itu merupakan salah satu perangkat pendukung dalam peringatan dini datangnya tsunami di daerah.

Sebaran sirene tsunami tersebut ada di Provinsi di Aceh 8 unit, Sumatera Barat 6 unit, Sumatera Utara 2 unit, Bengkulu 2 unit, Lampung 2 unit, Gorontalo 2 unit, Sulawesi Utara 2 unit, Sulawesi Tengah 1 unit.

Kemudian Papua 1 unit, Papua Barat 1 unit, Maluku 1 unit, Nusa Tenggara Timur 1 unit, Bali 9 unit, Jawa Timur 4 unit, DI Yogyakarta 2 unit, Jawa Tengah 2 unit, Banten 3 unit dan Jawa Barat 2 unit. (doy)

Rodi Ediyansyah

Rodi Ediyansyah merupakan salah satu editor media online Lampung.co yang bertugas mencari, menyunting dan menerbitkan naskah berita atau artikel dari penulis. Kontak rhodoy@lampung.co

Related Post

Leave a Comment

Ads - Before Footer