BKSDA Bengkulu-Lampung Akan Tebas Pohon Sawit di Hutan Konservasi

Tim Redaksi

Lampung.co – Petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu-Lampung berencana akan menumbangkan sebanyak 2.000 batang pohon sawit.

2.000 batang pohon sawit yang akan ditumbangkan diketahui telah ditanam secara ilegal di kawasan hutan konservasi Taman Buru Semidang Bukit Kabu, Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu.

Dilansir dari Tempo.co, Kepala Bagian Tata Usaha BKSDA Bengkulu-Lampung, Suharno mengatakan, 2.000 batang yang rencananya di tebas pihaknya tersebut berada di sebuah kawasan seluas 20 hektare.

Menurutnya, lahan berisi sawit berumur sekitar lima tahun tersebut sudah diserahkan penggarapnya kepada BKSDA sehingga dipastikannya pembersihan lahan tersebut adalah bentuk operasi damai.

Sehingga, kata dia, petugas akan membersihkan sawit dengan alat berat itu di kawasan konservasi dalam dua hari mendatang.

Diceritakannya, pada saat pembersihan ribuan batang sawit itu sebelumnya dihadang oleh masyarakat sekitar kawasan konservasi. Namun kali ini penertiban berjalan aman dan lancar.

Dijelaskannya, Taman Buru Semidang Bukit Kabu (TBSBK) register 58 seluas 9.526 hektare berada di dua wilayah kabupaten yakni Bengkulu Tengah dan Seluma.

Perambahan terhadap kawasan hutan ini cukup parah mencapai setidaknya 3.000 hektare yang ditanami sawit, karet dan kopi.

“Penertiban kami gelar bertahap dengan pendekatan persuasif,” kata dia, Sabtu (02/06/2018).

Taman Buru merupakan kawasan hutan yang ditetapkan sebagai tempat diselenggarakan perburuan satwa buru secara teratur.

Kawasan hutan yang dimaksud adalah kawasan hutan konservasi yaitu kawasan hutan dengan ciri khas tertentu yang mempunyai fungsi pokok pengawetan keanekaragaman tumbuhan dan satwa serta ekosistemnya. (*/goy)

Tim Redaksi

Tim Redaksi media online Lampung.co menerbitkan berita-berita khusus, termasuk berita advertorial. Hubungi tim redaksi melalui email redaksi@lampung.co

Related Post

Leave a Comment

Ads - Before Footer