Bintang Kejora Berkibar di Depan Istana, Ketua MPR: Papua Diintervensi Pihak Lain

Rodi Ediyansyah

Lampung.co – Selain menuntut referendum, dalam aksinya masyarakat dan mahasiswa Papua juga secara terang-terangan mengibarkan bendera Bintang Kejora di depan Istana Negara, Rabu (28/8/2019).

Bahkan Ketua MPR RI Zulkifli Hasan menyebut, pengibaran Bintang Kejora tak hanya di depan Istana Negara, tapi juga di beberapa tempat yang tak dibarengi dengan tindakan tegas oleh pihak yang berwenang.

“Sejak 15 tahun terakhir, baru kali ini bendera bintang kejora berkibar tetapi tidak ada tindakan serius dari aparat keamanan khususnya TNI-Polri,” kata dia kepada wartawan di Komplek Parlemen, Kamis (29/8/2019) malam.

Terkait kerusuhan, Zulkifli mengingatkan pemerintah bahwa permasalahan di Papua sudah diintervensi oleh pihak–pihak lain. Karena itu, dirinya meminta pemerintah agar lebih berhati-hati dalam bertindak.

“Ingat, sekali lagi hati-hati. Ini sudah melebar ke mana-mana. Ada campur tangan PBB, Afrika, Australia dan lain-lain,” ujar politisi asal Lampung itu.

Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo mengatakan saat ini tim dari Polda Metro Jaya tengah menelaah bentuk pelanggaran dalam aksi pengibaran bendera Bintang Kejora itu.

Sebab, kata dia, pengibaran bendera yang sering digunakan oleh kelompok Operasi Papua Merdeka (OPM) tersebut memang terindikasi pelanggaran pidana.

“Langsung ditindaklanjuti oleh jajaran Polda Metro Jaya karena memang ada pelanggaran unsur pidananya yang diatur dalam KUHP,” kata Dedi di Gedung Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (29/8/2019) malam. (*)

Rodi Ediyansyah

Rodi Ediyansyah merupakan salah satu editor media online Lampung.co yang bertugas mencari, menyunting dan menerbitkan naskah berita atau artikel dari penulis. Kontak rhodoy@lampung.co

Related Post

Leave a Comment

Ads - Before Footer