Menu

Berburu Mafia, Satgas Antimafia Bola Tetapkan 11 Tersangka

  Dibaca : 154 kali
Berburu Mafia, Satgas Antimafia Bola Tetapkan 11 Tersangka
Bendahara Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Berlinton Siahaan | Foto: Ist.

Lampung.co – Setelah mencuatnya kasus pengaturan skor di Liga Indonesia, pada bulan Desember 2018 kepolisian membentuk Satgas Antimafia Bola guna mengungkap kasus pengaturan skor sepak bola.

“Tim ini ada 145 orang yang dibentuk oleh Bapak Kapolri (Jenderal Tito Karnavian),” kata Ketua Tim Media Satgas Antimafia Bola Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Jumat (21/12/2018).

Setelah terbentuk, satgas tersebut mendapatkan ratusan laporan dugaan pengaturan skor di Liga Indonesia. Namun, hingga kini, baru empat laporan yang ditindaklanjuti.

Laporan pertama terkait pertandingan Persibara vs PS Pasuruan. Laporan kedua yaitu terkait suap untuk meloloskan PS Mojokerto ke Liga 1.

Laporan ketiga terkait penyelenggaraan Piala Soeratin 2009. Laporan keempat terkait pertandingan Madura FC melawan PSS Sleman.

Sejauh ini, pihak kepolisian telah menetapkan 11 tersangka kasus pengaturan skor dari sejumlah laporan.

Terkait pertandingan Persibara vs PS Pasuruan, sebanyak sepuluh orang telah dijadikan tersangka, Nurul Safarid, anggota Komite Eksekutif PSSI sekaligus Ketua Asosiasi Provinsi PSSI Jawa Tengah Johar Ling Eng.

Kemudian mantan anggota Komite Wasit PSSI Priyanto beserta anaknya Anik Yuni Sari, anggota Komisi Disiplin PSSI (nonaktif) Dwi Irianto, serta staf Direktur Penugasan Wasit di PSSI Mansyur Lestaluhu.

Tersangka lainnya yaitu cadangan wasit pertandingan antara Persibara melawan Kediri Cholid Hariyanto, pengawas pertandingan antara Persibara melawan PS Pasuruan Deni Sugiarto,

Selain itu juga turut jadi tersangka asisten wasit I Purwanto, dan asisten wasit II Muhammad Ramdan.

Satgas Antimafia bola kemudian menetapkan pemilik klub PS Mojokerto Putra (PSMP) Vigit Waluyo sebagai tersangka kasus dugaan pengaturan skor.

Satgas Antimafia Bola juga memeriksa petinggi PSSI seperti Sekjen PSSI Ratu Tisha dan Bendahara PSSI Berlinton Siahaan.

Kemudian akan memanggil Wakil Ketua Umum PSSI Joko Driyono dan Exco PSSI Papat Yunisal. Keduanya akan diperiksa sebagai saksi.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo menerangkan akan memanggil Joko Driyono, Papat Yunisal dan Irfan sebagai Wakil Bendahara PSSI.

“Akan dipanggil secara berturut-turut hari ini Kamis (17/1/2019) dan Jumat (18/1/2019) besok,” ujar Brigjen Pol Dedi. (*)

Iklan Baris
Wooww... Undangan Pernikahan Murah Hanya Rp. 950. Telp/WA: 0857-8976-8640

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Banner Ads

- Iklan Layanan Masyarakat -


Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional