fbpx
Connect with us

Berita

Begini Kehidupan Wanita Asal Lampung Menikah dengan Pengungsi Rohingya

Published

on

Istri Pengungsi Rohingya

Lampung.co – Seorang wanita asal Lampung, Amelia menikah dengan pengungsi Rohingya Muhammad Salim di Medan Sumatera Utara pasrah dengan masa depan keluarga dan status kewarganegaraan anaknya.

Sebagai seorang pengungsi yang saat ini dibawah penampungan badan pengungsi PBB United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR), suaminya tidak memiliki kewarganegaraan (stateless).

Dikutip dari Tribun Medan, Kepala Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Medan, Viktor Manurung menjelaskan, secara hukum anak-anak yang lahir dari ayah seorang pengungsi tidak memiliki kewarganegaraan.

Begitu juga dengan hubungan suami istri antara dia dan suaminya, meskipun secara agama pernikahan tersebut sah. Namun, kata dia, secara hukum tidak diakui. Sehingga selaku (WNI), Amelia dirugikan.

Wanita yang menjalani hidupnya bersama pengungsi asal negara Myanmar di Hotel Top in, Medan ini telah memiliki dua anak yaitu Dwi Fitriyani (11) dan Muhammad Ridwan (9) yang masih duduk di di bangku sekolah dasar.

Namun Amelia mengaku siap menerima segala kemungkinan yang bakal terjadi, bahkan dia siap ikut jika suatu saat suaminya ditempatkan di negara ketiga penerima pengungsi seperti Amerika, Kanada dan Australia.

“Saya terserah sama UNHCR aja, mau buat saya dimana, saya terima. Dia mau letakkin suami saya dimana ya saya ikut. Kalau bapak dipindah ke negara ketiga kami (bersama anak) pun ikut,” kata dia, Minggu (24/11/2019).

Dia menceritakan, berjumpa dengan Salim pertama kali saat diirnya berada di negeri jiran Malaysia.
Lalu tahun 2011 sang suami yang hendak mencari suaka ke Australia terdampar di Lau Belawan Indonesia.

Amel mengaku sangat mencintai Salim, bahkan saat suaminya ditahan di imigrasi dirinya rela tidak pulang ke kampung halaman di Lampung dan mencari kost-an di sekitaran Belawan demi menunggu sang pujaan hati.

“Waktu di Belawan, saya memang tidak pulang (ke Lampung). Makanya saya dari Belawan di pindahkan ke hotel ini diantar sama imigrasi,” jelasnya.

Meskipun memiliki kewarganegaraan yang sah sebagai warga negara Indonesia (WNI), Amel mengaku tidak bekerja demi menuruti permintaan sang suami untuk fokus mengurus anak-anak mereka. (*)

35,752 kali dilihat, 5 kali dilihat hari ini

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188

Rodi Ediyansyah merupakan salah satu editor media online Lampung.co yang bertugas mencari, menyunting dan menerbitkan naskah berita atau artikel dari penulis.

Berita

Penduduk Miskin di Indonesia Masih Tinggi, Pemerintah Diminta Jaga Stabilitas Harga Pangan

Published

on

Junaidi Auly
Anggota DPR RI Junaidi Auly | Foto: Ist.

Lampung.co – Jumlah penduduk miskin pada September 2019 masih cukup tinggi, mencapai 24,79 juta jiwa. Dibandingkan Maret 2019, jumlah penduduk miskin hanya turun sekitar 350 ribu jiwa.

Penurunan tersebut lebih rendah dibandingkan rilis Maret 2019, mencapai 530 ribu jiwa. Hal yang sama juga terlihat pada jumlah kemiskinan di perkotaan maupun pedesaan. Jumlah kemiskinan di pedesaan mencapai 14,93 jiwa atau hanya turun 220 ribu.

Sementara itu angka kemiskinan di perkotaan mencapai 9,86 juta jiwa atau hanya turun 130 ribu jiwa. Secara total, penurunan angka kemiskinan pada September 2019 hanya 0,19 persen dibanding Maret 2019.

Anggota Komisi XI DPR Junaidi Auly menjelaskan bahwa penurunan persentase angka kemiskinan juga relatif lamban. Penurunan persentase angka kemiskinan pada rilis Maret 2019 mencapai 0,25 persen dibandingkan September 2019.

“Dari sisi pulau, kantong kemiskinan terbesar masih berada di Maluku dan Papua mencapai 20,39 persen; disusul Bali dan Nusa Tenggara sekitar 13,36 persen,” kata Junaidi kepada wartawan, Jum’at, (24/1/2020) kemarin.

Dalam hal mempercepat penurunan angka kemiskinan, lanjutnya, salah satu pekerjaan yang harus diselesaikan pemerintah adalah menjaga stabilitas harga pangan terutama beras. “Pemerintah harus bisa mengantisipasi masalah harga bahan pokok agar tetap stabil,” ujarnya.

“Ini penting untuk memberikan ketenangan hidup masyarakat disamping banyak harga kebutuhan lain yang naik,” imbuhnya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), beras menjadi penyumbang utama garis kemiskinan di Indonesia. Di perkotaan, porsi beras mencapai 20,35 persen terhadap garis kemiskinan sedangkan di pedesaan mencapai 25,82 persen.

Kemudian disusul komoditas terbesar kedua yakni rokok kretek filter, masing-masing 11,17 persen dan 10,37 persen di perkotaan dan di pedesaan. (*)

5,231 kali dilihat, 707 kali dilihat hari ini

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Berita

Ratusan KK Terdampak Banjir di Gedong Tataan, Ini Kata Sekda Pesawaran

Published

on

Banjir di Gedong Tataan
Sekda Pesawaran terima bantuan dari ACT Lampung untuk korban Banjir di Gedong Tataan | Foto: Ist.

Lampung.co – Bencana Banjir Bandang yang menerjang pemukiman warga Dusun Karang Sari Desa Bagelen 2 Kecamatan Gedong Tataan tak luput dari perhatian relawan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Lampung.

Kamis (23/1/2020) sejumlah relawan tiba di lokasi terdampak banjir bandang dengan menyalurkan bantuan yang diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Pesawaran Ir. Kesuma Dewangsa, M.M untuk disalurkan kepada warga terdampak.

Sekretaris Daerah Kabupaten Pesawaran Kesuma Dewangsa saat ditemui tim relawan ACT di lokasi Banjir mengatakan, air tiba-tiba datang mulai pukul 02.00 WIB dan menerjang pemukiman warga disekitar bantaran Sungai.

Setelah itu air mulai surut menjelang waktu shubuh. Dia menerangkan, ada empat desa yang terdampak namun yang paling parah di Desa Bagelen 2 Gedong Tataan. Untuk di Negeri Katon banyak area persawahan yang terdampak.

Lanjut Kesuma, banjir yang menerjang Gedong Tataan merupakan banjir langganan setiap tahun. Dimana kali ini terdapat dua rumah yang hanyut diterjang banjir. Menurutnya solusi relokasi merupakan langkah terbaik melihat letak rumah berada diarea 50 meter dari sungai.

Untuk langkah selanjutnya, pihaknya telah menyiapkan program jangka pendek, menengah dan panjang. Warga diminta siap siaga untuk banjir susulan karena menurut prediksi puncak curah hujan akan terjadi pada sekitar 1-20 Februari 2020.

“Pemerintah Daerah Pesawaran mengucapkan terimakasih kepada relawan ACT yang begitu tanggap partisipasinya dalam membantu kami, salam untuk seluruh pengurus ditingkat pusat dan daerah,” kata dia.

Perwakilan Relawan ACT Lampung, Ireniza Pradevi menyebut, berdasarkan hasil assesment, banjir bandang dimulai Pukul 02.00 WIB. Untuk pemukiman yang terdampak parah di sepanjang sungai.

Kejadian banjir merupakan kejadian yang ketiga kali, bahkan ada satu rumah yang rubuh untuk kedua kalinya. Saat ini kondisi air sudah surut, jumlah kk terdampak sekitar 200 kk dan yang terdampak parah sekitar 30 kk.

Dia menambahkan, relawan yang turun membantu warga terdampak berasal dari lintas komunitas yakni Komunitas Langkah Relawan, Philanthrophy Movers ACT dan tim program.

“Saat ini kebutuhan mendesak yang harus dipenuhi berupa makanan, sembako, perlengkapan kebersihan, pakaian baru, perlengkapan tidur dan perlengkapan sekolah,” ujar Ireniza. (her)

14,277 kali dilihat, 609 kali dilihat hari ini

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Berita

Prakiraan Cuaca Lampung Hari Ini

Published

on

Prakiraan Cuaca BMKG

Lampung.co – Ini merupakan halaman khusus perkiraan cuaca Lampung yang akan selalu kami update setiap hari perdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Artinya halaman ini berlaku setiap hari bagi pembaca Lampung.co yang ingin mengetahui prakiraan cuaca di seluruh daerah provinsi Lampung.

Hal ini penting bagi anda yang ingin merencanakan perjalanan atau akan melaksanakan kegiatan yang bergantung pada kondisi cuaca.

Oleh karena itu, anda bisa menyimpan atau mengarsipkan link halaman perkiraan cuaca di Lampung ini ditempat yang mudah diingat untuk dikunjungi kembali kemudian hari.

Anda juga boleh membagikan informasi ini ke saudara atau rekan kerja melalui media sosial atau pesan dan group WhatsApp karena diantara mereka mungkin ada yang membutuhkannya.

Berikut prakiraan cuaca umum Provinsi Lampung berlaku tanggal 24 Januari 2020 pukul 07.00 WIB hingga 25 Januari 2020 pukul 07.00 WIB:

1. Angin secara umum bertiup dari arah Barat – Utara dengan kecepatan antara 03 – 20 knots (06 – 38 Km/Jam).

2. Jarak Pandang berkisar antara 3 – 10 km.

3. Suhu Udara secara umum berkisar antara 24,0 °C – 32,0 °C, kecuali Lampung bagian Barat (Lampung Barat, Tanggamus, dan Pesisir Barat) berkisar antara 18,0 °C – 30,0 °C.

4. Kelembaban Udara secara umum berkisar antara 60% – 98%, kecuali Lampung bagian Barat (Lampung Barat, Tanggamus, dan Pesisir Barat) berkisar antara 68% – 98%.

5. Secara umum wilayah Lampung diprakirakan sebagai berikut :

Pagi hari diprakirakan Cerah Berawan hingga Berawan.

Siang dan Sore hari diprakirakan hujan di wilayah Lambar, Tanggamus, Pesibar, Mesuji, Lamteng, Tuba, Lamtim, Way Kanan, dan Tubabar.

Malam hari diprakirakan berpotensi hujan di Pesibar, Tanggamus, Pesawaran, Pringsewu, Balam, Lamsel, Metro, Lamtim, Lamteng, Tuba, Mesuji, Tubabar, Lampura, dan Way Kanan.

Dini hari diprakirakan berpotensi hujan di Lamteng, Lamtim, Metro, Lamsel, Tanggamus, dan Pesibar.

WARNING:

Waspada potensi hujan lebat dapat disertai petir/kilat dan angin kencang di wilayah Tanggamus, Pesibar, Lambar, Tuba, Mesuji pada sore hari.

Serta Lamteng, Lamtim, Pringsewu, Pesawaran, Metro, Lamsel, Balam, Tanggamus, dan Pesibar pada malam hari.

Sumber: Prakirawan Stasiun Meteorologi Radin Inten II Bandar Lampung.
*Jika anda menemukan informasi ini belum diperbaharui, silakan menghubungi redaksi melalui pesan WhatsApp 0811-796-2288 segera.

947,782 kali dilihat, 692 kali dilihat hari ini

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Banyak Dibaca