Menu

Begal Asal Lampung Timur ini Tewas Didor Polisi di Tangerang

  Dibaca : 496 kali
Begal Asal Lampung Timur ini Tewas Didor Polisi di Tangerang
Rekan Rizki alias Endut | Foto: Ist.

Lampung.co – Seorang begal motor asal Jabung, Lampung Timur Rizki alias Endut tewas ditembak Resmob Polres Metro Tangerang.

Rizki alias Endut merenggang nyawa setelah timah panas tim buser pimpinan Kanit Resmob AKP Awal bersarang di dadanya.

Kapolres Metro Tangerang, Kombes Harry Kurniawan mengatakan tindakan tegas itu dilakukan lantaran melawan dan membahayakan petugas.

“Tersangka melawan dan membahayakan petugas sehingga terpaksa dilakukan tindakan tegas terukur. Namun nyawanya tak tertolong saat dibawa ke rumah sakit,” kata Harry di kamar mayat RSUD Tangerang, Rabu (11/7/2018).

Menurut Harry, pria 18 tahun ini nekat menyerang petugas saat diminta menunjukkan persembunyian kawanan begal lainnya di Neglasari, Kota Tangerang.

Selain menembak mati Endut, Harry mengatakan, pihaknya juga menangkap Yogi (17) dan Opang (27) seorang penadah motor curian.

“Dari kawanan penjahat ini, disita 9 motor curian, 7 STNK, kunci leter T dan senjata tajam,” ujarnya dilansir poskotanews.com.

Harry menjelaskan, tersangka Endut dan Yogi merupakan pemetik, beraksi di wilayah hukum Polres Metro Tangerang, sedangkan Opang merupakan penadah.

“Penangkapan begal asal Jabung, Lampung Timur ini bermula ketika tim Resmob menyelidiki kasus pencurian sepeda motor di Sangiang Jaya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang,” terangnya.

Berdasarkan rekaman CCTV dilokasi kejadian, lanjut Harry, petugas akhirnya mendapatkan identitas pelaku yang diketahui bersembunyi di Teluknaga, Kabupaten Tangerang.

“Awalnya kami menangkap Yogi. Dari tangannya perlengkapan kunci T dan Honda Vario yang digunakan untuk kejahatan. Dari keterangan Yogi, kami meringkus Rizki di Perumnas dan menyita satu motor curian,” jelasnya.

Kepada petugas, kedua pelaku mengakui perbuatannya mencuri dan merampas motor di sejumlah lokasi di Kota Tangerang. Kuda besi curian dijual tersangka kepada Opang di Serang Banten.

Berdasarkan keterangan para pelaku, aksi kejahatan perampasan dilakukan sejumlah pelaku lainnya. Bahkan dalam aksinya, Rizki dan Yogi mengaku kerap membawa senjata api.

“Pihaknya kemudian melakukan perburuan terhadap pelaku yang diketahui menyimpan senjata api tersebut,” kata Harry.

Ulah kawanan begal motor ini dijerat dengan Pasal 363 Jo 65 dan Pasal 480 KUHP dan diancam hukuman penjara di atas 5 tahun.

Polres Metro Tangerang menyatakan tengah memburu pelaku lainnya yang identitasnya telah diketahui tersebut. (*/doy)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!
- Advertisement -


Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional