Beberapa Tahun Terakhir, Produksi Kopi Robusta di Lampung Terus Menurun

Rodi Ediyansyah

Lampung.co – Pemerintah Provinsi Lampung memperkirakan produksi kopi robusta tahun 2018 berjumlah 104.716 ton. Angka tersebut turun tipis bila dibandingkan tahun sebelumnya.

Hal tersebut diungkap Sekretaris Dinas Perkebunan dan Perternakan Provinsi Lampung, Jabuk, Senin (19/11/2018).

“Pada tahun lalu, produksi biji kopi robusta Lampung mencapai 107.183 ton,” kata Jabuk,.

Menurutnya, penurunan produksi itu akibat kondisi iklim pada tahun lalu berupa curah hujan yang cukup tinggi.

“Faktor utama penurunan hasil produksi kopi, yaitu curah hujan yang tidak menentu, sehingga membuat produksi kopi di Lampung tidak stabil,” ungkapnya.

Dengan curah hujan yang tinggi, lanjutnya, membuat bunga kopi yang seharusnya dapat menjadi buah kopi berguguran dan gagal menjadi biji kopi.

“Saat kopi berbunga, curah hujan harus stabil, dan bila tidak stabil bunganya akan jatuh dan gagal menjadi buah kopi,” terangnya.

Ia menyebutkan, produksi kopi Lampung dalam beberapa tahun terakhir trennya menurun. Data Dinas Perkebunan dan Perternakan Lampung pada 2016, produksi biji kopi sebesar 115.479 ton.

“Kemudia pada 2017 mengalami penurunan menjadi 107. 183 ton,” imbuhnya dilansir cendananews.com dari Antara.

Jabuk menjelaskan, dihitung secara keseluruhan, jumlah penurunan produksi kopi Lampung pada 2018 mencapai 3.000 ton lebih.

“Kami berharap, tahun depan bisa kembali meningkat hasil produksi kopinya,” pungkasnya. (*)

Rodi Ediyansyah

Rodi Ediyansyah merupakan salah satu editor media online Lampung.co yang bertugas mencari, menyunting dan menerbitkan naskah berita atau artikel dari penulis. Kontak rhodoy@lampung.co

Related Post

Leave a Comment

Ads - Before Footer