Menu

Bagikan 1.300 Sertifikat Tanah di Lampung, Jokowi Curhat Ihwal Tudingan Dirinya PKI

  Dibaca : 137 kali
Bagikan 1.300 Sertifikat Tanah di Lampung, Jokowi Curhat Ihwal Tudingan Dirinya PKI
(Foto: Laily Rachev - Biro Pers Setpres)

Lampung.co – Presiden Joko Widodo hari ini (Jumat, 23/11/2018) bagikan 1.300 sertifikat tanah untuk warga Lampung.

Namun, dalam pembagian yang berlangsung, saat Jokowi pidato, ia juga berbicara tentang kegerahannya karena dituding sebagai aktivis PKI.

“Tadi di Lampung ada 264 ribu yang akan dibagikan,” kata Jokowi dalam pidatonya di Lapangan Tenis Indoor Pemda Lampung Tengah, Lampung dilansir dari panrita.news.

“Di Lampung ada 30 ribu yang akan diberikan, sebagian sudah, sebagian di bulan November dan Desember ini. Dan hari ini ada 1.300 yang diberikan kepada Bapak-Ibu sekalian,” tambahnya.

Dihadiri ribuan warga, menjadi kesempatan Jokowi juga membahas tentang hoax dan tuduhan yang diarahkan kepada dirinya. Terutama terkait PKI.

Jokowi pun mengaku heran dengan masih adanya orang yang mempercayai isu tersebut.

“Saya kadang sedih kalau sudah masuk tahun politik isinya fitnah, kabar bohong, saling hujat. Coba dilihat di medsos, Presiden Jokowi itu PKI. Fitnah seperti itu, PKI dibubarkan 1965-1966, lahir saya tahun 1961,” terangnya.

“Berarti umur saya baru 4 tahun, la kok bisa diisukan Presiden Jokowi aktivis PKI. Apa ada PKI balita? Ya kan masih balita, 4 tahun,” tambahnya.

Jokowi menyebut ada 9 juta penduduk Indonesia yang mempercayai isu tersebut. Dia mengaku sudah 4 tahun diserang isu PKI.

“Coba di medsos, itu adalah DN Aidit pidato tahun 1955. La kok saya ada di bawahnya? Lahir saja belum, astagfirullah, lahir saja belum, tapi sudah dipasang,” geramnya.

“Saya lihat di gambar kok ya persis saya. Ini yang kadang-kadang, haduh, mau saya tabok, orangnya di mana, saya cari betul,” tambah Jokowi.

Maka ia pun geram dengan tudingan-tudingan yang dialamatkan kepadanya.

“Saya ini sudah 4 tahun diginiin, Ya Allah, sabar, sabar, tapi saya sudah bicara karena ada 6 persen yang percaya berita ini. Enam persen itu 9 juta (penduduk) lebih lo. La kok percaya?” tambahnya.

Lebih lanjut, Jokowi juga menepis isu yang menyebut dirinya antek asing dan melakukan kriminalisasi ulama.

“Ada kriminalisasi ulama, saya tiap hari dengan ulama. Tiap hari, tiap minggu, keluar-masuk pondok pesantren, kok. Kriminalisasi yang mana? Jangan isu seperti ini yang dipercayai, berbahaya sekali kita nanti,” pungkasnya. (*)

Iklan Baris
Ada rencana menunaikan ibadah umroh? Kami siap melayani anda. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Banner Ads

- Iklan Layanan Masyarakat -
-Selamat Hari Raya Idul Fitri 1440 H-


Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional