Awas, Penggunaan Herbisida Roundup Beresiko Penyakit Kanker

Rodi Ediyansyah

Lampung.co – Perdebatan lama tentang apakah herbisida yang banyak digunakan di dunia termasuk di Indonesia menyebabkan kanker kembali mencuat. Glifosat adalah komponen utama dari obat pembasmi rumput seperti Monsanto’s Roundup.

Dikutip dari Mother Jones, Badan Perlindungan Lingkungan AS, Kesehatan Kanada, dan Otoritas Keamanan Pangan Eropa telah menyimpulkan bahwa glifosat tidak menyebabkan penyakit kanker. Namun bahan kimia tersebut masih dalam pengawasan.

Namun, beberapa peneliti yang pernah bekerja untuk pemerintah mengungkapkan bahwa glifosat memiliki risiko tinggi menyebabkan penyakit Limfoma non Hodgkin (NHL).

NHL merupakan kanker yang berkembang dalam sistem limfatik tubuh manusia. Penyakit ini merupakan jenis kanker, di mana tumor berkembang dari limfosit (sel darah putih).

Tim penelitian tersebut menemukan keterkaitan antara dampak obat semprot rumput yang berbasis glifosat dan NHL. Mereka menganalisis data dari berbagai kasus dalam penelitian.

Studi ini menyimpulkan bahwa orang yang terkena glifosat pada tingkat tertinggi memiliki risiko 41 persen tertular penyakit kanker NHL.

Agensi Internasional untuk Riset Kanker (IARC) WHO, pada tahun 2015 memutuskan bahwa glifosat memungkinkan menyebabkan penyakit kanker bagi manusia.

Sementara juru bicara Bayer dengan santai membantah temuan tersebut. Menurutnya tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa herbisida berbasis glifosat menyebabkan penyakit kanker.

Diketahui, seorang warga Amerikan Edwin Hardeman menggugat perusahaan obat pembasmi rumput, Monsanto yang telah diakuisisi perusahaan raksasa asal Jerman Bayer tahun lalu.

Penggugat Edwin Hardeman mengklaim penggunaan Roundup yang diproduksi Monsanto menyebabkan penyakit Limfoma non Hodgkin (NHL), kanker yang berkembang dalam sistem limfatik tubuh manusia. (*)

Rodi Ediyansyah

Rodi Ediyansyah merupakan salah satu editor media online Lampung.co yang bertugas mencari, menyunting dan menerbitkan naskah berita atau artikel dari penulis. Kontak rhodoy@lampung.co

Related Post

Leave a Comment

Ads - Before Footer