Menu

Andi Arief: Saya Akan Laporkan ke Bareskrim Para Pemfitnah

  Dibaca : 115 kali
Andi Arief: Saya Akan Laporkan ke Bareskrim Para Pemfitnah
Andi Arief | Foto: Ist.

Lampung.co – Gaduh terkait hoax 7 kontainer surat suara nampaknya belum berhenti.

Terlebih lagi ada rencana Andi Arief politisi Partai Demokrat yang juga merupakan tokoh asal Lampung akan melaporkan beberapa orang ke Bareskrim Polri.

Hal tersebut disampaikannya lewat twitt-an Andi Arief dalam akun pribadinya, Minggu (06/01/2018) hari ini.

“Saya akan laporkan ke bareskrim para pemfitnah,” ujar Andi dalam cuitan di akun Twitter resminya, @AndiArief_.

Hal tersebut terkait beberapa orang yang telah menyebutnya sebagai penyebar hoax 7 kontainer surat suara.

Nama-nama yang akan dilaporkan, disinyalir adalah juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Pemenangan Joko Widodo – Maruf Amin.

Di antaranya adalah Arya Sinulingga, Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto, anggota Kantor Staf Presiden Ali Ngabalin, dan politikus Partai Solidaritas Indonesia Guntur Romli.

Menurutnya, orang-orang tersebut telah menyatakan fitnah terhadap dirinya. Dan ia menilai fitnah yang diselancarkan sudah terlewat batas.

“Dalam kasus fitnah pada saya, draw saja saya tidak mau. Semua harus tahu batas, batas marah dan batas kebaikan. Anda bisa marah, orang lain juga demikian,” katanya dilansir dari tempo.co.

Tak tanggung-tanggun, bahkan menurutnya, dirinya sudah membentuk tim untuk menggeruduk rumah para terlapor.

Menurutnya, hal tersebut untuk membantu tugas dari pihak kepolisian dan dengan alasan keadilan.

Hal tersebut juga, menurut Andi berawal dari rumahnya di Lampung yang telah digeruduk petugas polisi.

“Kalau saya bisa digeruduk, perlakuan sama harus diterima para pemfitnah saya. Itu namanya keadilan,” kata dia.

Sementara, pernyataan Andi Arief dibantah Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Kepolisian RI Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo.

Menurut Dedi, justru, pihak polisi baru mendatang rumah Andi setelah ramai diperbincangkan di media sosial.

“Setelah dicek karena viral, rumah itu sudah dijual sejak 2014, sudah bukan atas nama saudara AA,” kata Dedi beberapa hari lalu.

Diketahui, polemik ini hangat diperbincangkan setelah cuitan Andi Arief soal ditemukannya 7 kontainer berisi surat suara yang telah dicoblos pada Rabu, 2 Januari 2019 viral. (*)

Editor:
Tags
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!
- Advertisement -


Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional