Andalkan Sektor Pertanian, NTP Provinsi Lampung Turun

Tim Redaksi

Lampung.co – Nilai Tukar Petani (NTP) di Provinsi Lampung pada Juni 2022 turun 0,17 persen dibanding NTP bulan sebelumnya. NTP Provinsi Lampung pada Juni 2022 sebesar sebesar 104,49.

Penurunan NTP terjadi karena indeks harga yang diterima petani (It) mengalami kenaikan 1,46 persen yang lebih rendah dibandingkan indeks harga yang dibayar petani (Ib). Ib sendiri mengalami kenaikan sebesar 1,64 persen.

NTP Provinsi Lampung Juni 2022 untuk masing-masing subsektor tercatat Subsektor Padi dan Palawija (NTP-P) (92,75), Hortikultura (NTP-H) (116,25), Tanaman Perkebunan Rakyat (NTP-Pr) (116,18),

Kemudian untuk Peternakan (NTP-Pt) (105,07), Perikanan Tangkap (109,83), dan Perikanan Budidaya (99,39).

“NTP merupakan salah satu indikator untuk menunjukkan daya tukar (terms of trade) dari produk pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsumsi maupun untuk biaya produksi,” jelas Kepala BPS Provinsi Lampung, Endang Retno Sri Subiyandani, Senin (4/7/2022).

Harga beras kualitas premium turun

Selama Juni 2022, survei harga beras di berdasarkan kualitas beras penggilingan dilakukan didominasi beras kualitas Premium. Harga beras tertinggi mencapai Rp11.000, per kg untuk kualitas Premium.

Sementara itu, harga beras terendah yang diperjual belikan di tingkat penggilingan bulan Juni mencapai harga Rp7.800, per kg untuk beras kualitas medium.

Rata-rata harga beras kualitas medium mengalami kenaikan sebesar 1,71 persen, sementara harga beras tingkat penggilingan kualitas premium turun sebesar 2,10 persen.

Diketahui, sebanyak 75 persen penduduk daerah ini bertumpu sektor pertanian. Hasil komoditas pertanian merupakan tumpuan besar bagi Provinsi Lampung sebagai penopang ekonomi untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi. (*)

Tim Redaksi

Tim Redaksi media online Lampung.co menerbitkan berita-berita khusus, termasuk berita advertorial. Hubungi tim redaksi melalui email redaksi@lampung.co

Related Post

Ads - Before Footer