fbpx
Connect with us

Berita

ACT Respon Krisis Air di Uganda

Published

on

Lampung.co – Aksi Cepat Tanggap (ACT) respon persoalan yang tengah dihadapi Uganda. Sebuah negara yang lokasinya berada di sebelah Kenya, dan termasuk daerah yang terkungkung daratan Afrika Timur.

Akibat krisis air dan kekeringan itulah, Uganda tengah ditimpa masalah nasional yang bertubi-tubi, dari masalah kesehatan, tingginya angka putus sekolah di tingkat pendidikan dasar, kemiskinan, migrasi tak teratur.

Untuk itu, sumur komunitas dari Indonesia untuk Uganda pun dibangun. Melalui ACT bantuan berupa pembangunan sumur galian di Distrik Mbale dan Pallisa atas uluran tangan masyarakat Indonesia disalurkan.

Mengapa Distrik Mbale dan Pallisa yang dipilih? ACT memiliki alasan untuk keduanya, yakni, kedua distrik ini dipilih karena merupakan salah satu komunitas yang paling parah terkena krisis air di timur Uganda.

Bayangkan saja, setiap hari, setidaknya tiga kilometer mereka tempuh dengan berjalan kaki agar menemukan air yang layak konsumsi. Banyak anak yang putus sekolah karena harus membantu orangtuanya mencari air.

“Anak-anak saya tidak bisa pergi ke sekolah karena harus bergantian membantu di rumah dan berjalan kiloan meter mengambil air,” kata Ahmad, salah satu warga di Desa Namanyoni, Mbale, sebagaimana dikutip mitra ACT dan dilansir dari akun resmi act.id.

Tidak hanya anak sekolah, mereka yang ingin beribadah pun terganggu. Terdapat lima masjid di Distrik Mbale dan Pallisa, dan keduanya kekurangan air, menyulitkan jamaah yang ingin mengambil wudhu.

Padahal, mereka yang memiliki niat menunaikan salat berjamaah saja sudah sedikit, lantaran kebanyakan orang memprioritaskan mencari air dan menghabiskan waktunya hanya untuk menemukan sumber air.

Maka, sepanjang bulan Juli 2018, relawan ACT di Uganda sudah mulai melakukan pemboran lubang (drill) untuk menciptakan sumur yang kelak akan memenuhi kebutuhan warga sekitar.

Sumur-sumur ini dibangun dekat dengan kelima masjid di Distrik Mbale dan Pallisa, demi memudahkan umat yang ingin beribadah kepada-Nya.

Tenaga kerja lokal dikerahkan; bergotong-royong, para lelaki bergantian menggali sumur, mencari mata air demi masa depan mereka kelak. Dukungan pun terlihat dari warga sekitar, yang ramai menonton proses penggalian itu.

Tak peduli dengan bising suara konstruksi atau terik matahari, penasaran seperti apa mata air yang akan menolong mereka kelak, mereka berdiri di bawah pohon-pohon pisang yang meranggas melawan musim panas.

“Insya Allah, total lima buah sumur akan selesai dalam waktu dua minggu. Mohon doakan agar proyek ini lancar selalu dan kami diberi keberkahan,” kata Andi Noor Faradiba, dari Global Humanity Response (GHR) ACT. (*/goy)

110 kali dilihat, 5 kali dilihat hari ini

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188

Berita

Terkait Dua Mahasiswa Tewas Saat Aksi, Kuasa Hukum Minta Ketegasan Polri

Published

on

Aksi Mahasiswa

Lampung.co – Terkait tewasnya dua mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) yakni, Randi (21) dan Muhammad Yusuf Kardawi (19), Tim kuasa hukum meminta ketegasan Polri.

Dua mahasiswa Kendari itu meninggal saat unjuk rasa di gedung DPRD Sulawesi Tenggara (Sultra) akibat terkena peluru yang diduga dimiliki petugas kepolisian Pada 26 September 2019 lalu.

Ketua Tim Pengacara Sukdar menyebut proses penyelidikan kasus penembakan Randi sudah memasuki tiga pekan dan hanya enam orang terperiksa, itupun belum jelas kaitan dengan hilangnya dua nyawa.

Sukdar mengatakan, enam orang terperiksa tersebut diduga melanggar kode etik disiplin karena membawa senjata api (Senpi) saat melaksanakan tugas pengamanan aksi unjuk rasa.

Pihaknya mendesak Tim Mabes Polri segera memberikan gambaran apakah enam orang terperiksa itu ada yang menjadi pelaku penembakan yang mengakibatkan hilangnya nyawa dua mahasiswa.

“Kami Tim Kuasa Hukum Korban mempertanyakan komitmen Polri dalam penuntasan perkara ini, karena terkesan enam orang oknum anggota Polri yang terperiksa lebih dititik beratkan pada proses etik oleh Propam,” ungkapnya.

Oleh karena itu, timnya meminta Presiden Jokowi membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta yang independen guna mengusut keterkaitan enam aparat itu dengan tewasnya dua mahasiswa UHO. (*)

10,668 kali dilihat, 4,783 kali dilihat hari ini

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Berita

Israel: Beberapa Tahun Kedepan Yahudi Akan Beribadah di Masjid Al-Aqsa

Published

on

Masjid Al-Aqsa

Lampung.co – Pemerintah Israel akan membuka gerbang Al-Aqsa bagi orang Yahudi untuk melakukan ibadah dalam salah satu masjid suci umat Islam, selain Masjidil Haram di Mekah dan Masjid Nabawi di Madinah.

Israel segera mengizinkan orang-orang Yahudi untuk secara bebas mulai melakukan shalat mereka di dalam Masjid Al-Aqsa dalam waktu tidak lebih dari satu dekade lagi.

Menteri Keamanan Publik Israel Gilad Erdan mengaku belum dapat memprediksi kapan akan dimulai. Namun, ia berharap ini akan terjadi dalam beberapa tahun mendatang.

Menurutnya, situasi di Yerusalem sedang menuju untuk mendapatkan kembali kedaulatan dan kontrol atas tempat itu. Israel akan mencapai tujuan membuka gerbang Al-Aqsa bagi orang Yahudi.

“Saya yakin ini akan segera terjadi, Insya Allah,” kata Erdan saat dikonfirmasi wartawan Makor Rishon dilansir Republika dari Middle East Monitor, Sabtu (12/10/2019).

Apabila hal itu terjadi, Israel akan bekerja dan mendorong untuk mengubah status quo historis di Yerusalem dengan mengizinkan orang Yahudi beribadah juga di Masjid Al Aqsa.

Rencana ini, sebelumnya sudah mendapat kutukan dari pemerintah Palestina pimpinan Mahmoud Abbas. Dia memperingatkan Israel terhadap upaya pencaplokan situs suci umat muslim itu.

“Masjid Al-Aqsa adalah garis merah dan tidak akan disentuh dalam bentuk dan cara apa pun,” ujarnya dalam pernyataan yang dirilis kantor berita Palestina, Wafa, Kamis (15/8/2019) lalu. (*)

11,353 kali dilihat, 4,576 kali dilihat hari ini

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Berita

Prakiraan Cuaca Lampung Hari Ini, 13 Oktober 2019 (Warning Nihil)

Published

on

Prakiraan Cuaca BMKG

Lampung.co – Ini merupakan halaman khusus perkiraan cuaca Lampung yang akan selalu kami update setiap hari perdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Artinya halaman ini berlaku setiap hari bagi pembaca Lampung.co yang ingin mengetahui prakiraan cuaca di seluruh daerah provinsi Lampung.

Hal ini penting bagi anda yang ingin merencanakan perjalanan atau akan melaksanakan kegiatan yang bergantung pada kondisi cuaca.

Oleh karena itu, anda bisa menyimpan atau mengarsipkan link halaman perkiraan cuaca di Lampung ini ditempat yang mudah diingat untuk dikunjungi kembali kemudian hari.

Anda juga boleh membagikan informasi ini ke saudara atau rekan kerja melalui media sosial atau pesan dan group WhatsApp karena diantara mereka mungkin ada yang membutuhkannya.

Berikut prakiraan cuaca umum Provinsi Lampung berlaku tanggal 13 Oktober 2019 pukul 07.00 WIB hingga 14 Oktober 2019 pukul 07.00 WIB:

1. Angin secara umum bertiup dari arah Tenggara – Selatan dengan kecepatan antara 03 – 15 knots (05 – 29 Km/Jam).

2. Jarak Pandang berkisar antara 4 – 10 km.

3. Suhu Udara secara umum berkisar antara 23,0 °C – 34,0 °C, kecuali Lampung bagian Barat (Lampung Barat, Tanggamus, dan Pesisir barat) berkisar antara 18,0 °C – 32,0 °C.

4. Kelembaban Udara secara umum berkisar antara 50% – 90%, kecuali Lampung bagian Barat (Lampung Barat, Tanggamus, dan Pesisir barat) berkisar antara 60% – 95%.

5. Secara umum wilayah Lampung diprakirakan sebagai berikut :

Pagi hari diprakirakan Cerah hingga Cerah Berawan.

Siang dan Sore hari diprakirakan Cerah hingga Cerah Berawan. Berpotensi terjadi hujan lokal di wilayah Lambar, Pesibar.

Malam hari diprakirakan Cerah hingga Cerah Berawan.

Dini hari diprakirakan Cerah hingga Cerah Berawan.

WARNING:
NIHIL

Sumber: Prakirawan Stasiun Meteorologi Radin Inten II Bandar Lampung.
*Jika anda menemukan informasi ini belum diperbaharui, silakan menghubungi redaksi melalui pesan WhatsApp 0811-796-2288 segera.

242,261 kali dilihat, 5,065 kali dilihat hari ini

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Banyak Dibaca