ACT Bangun Hunian Sementara tahan Gempa di Palu

Rodi Ediyansyah

Lampung.co – Peresmian pembangunan Integrated Community Shelter (ICS) atau hunian sementara telah dimulai dengan ditandai peletakan batu pertama.

Peletakan batu pertama dilakukan oleh Senior Vice President ACT Suhelmaidi Syukur, di posko pengungsian kelurahan Duyu, kecamatan Tatanga, kota Palu, Sulawesi Tengah, (25/10/2018).

Dalam sambutannya Ia mengatakan pembangunan ini bertujuan untuk membantu korban bencana yang kehilangan tempat tinggal akibat gempa dan tsunami 28 september silam.

Menurut Suhelmaidi, bencana ini merupakan ujian dari Allah dan masyarakat harus mampu melewatinya.

“ini adalah ujian dan ujian ini harus kita lalui, ketika kita lulus berarti Allah meningkatkan derajat kita dihadapanya,” ujarnya.

Suhelmaidi menjelaskan, sebanyak 1000 unit ICS yang dibangun pada tahap awal ini didesain tahan gempa untuk menghindari kerusakan di lokasi – lokasi rawan gempa.

Selain pembangunan rumah hunian sementara bagi korban, tambahnya, ACT juga akan membangun fasilitas umum disekitarnya, seperti masjid, puskesmas terpadu dan tempat bermain anak.

Acara ceremonial ini juga dihadiri oleh lurah Duyu Nurdin M Adam dan para korban dilingkungan posko Duyu. Dalam sambutannya, Nurdin mengapresiasi bantuan ICS dari ACT untuk warganya.

“Bantuan ini luar biasa bagi kami. Dan kami akan memprioritaskan untuk warga yang tidak punya rumah terlebih dahulu,” ucapnya. (kno)

Rodi Ediyansyah

Rodi Ediyansyah merupakan salah satu editor media online Lampung.co yang bertugas mencari, menyunting dan menerbitkan naskah berita atau artikel dari penulis. Kontak rhodoy@lampung.co

Related Post

Leave a Comment

Ads - Before Footer