Menu

1.000 Ton Beras Dikirim ACT ke Palu dan Donggala

  Dibaca : 138 kali
1.000 Ton Beras Dikirim ACT ke Palu dan Donggala
Presiden ACT, Ahyudin | Foto: dok. ACT

Lampung.co – Aksi Cepat Tanggap (ACT) siap melayarkan Kapal Kemanusiaan ke Palu dan Donggala. Kebutuhan logistik di dua lokasi tersebut sudah amat mendesak.

Belum lagi, sampai dengan saat ini, jumlah korban jiwa pascagempa dan tsunami di Palu dan Donggala dilaporkan terus bertambah.

Kirisi, ini, disampaikan Presiden ACT, Ahyudin, sudah dimulai dari langkanya logistik makanan dan minuman untuk puluhan ribu pengungsi.

Menurut Ahyudin pula, bencana di Palu dan Donggala dampaknya sangat masif. Bahkan krisis juga terjadi di daerah lain, seperti Parigi Moutong dan Sigi.

“Untuk itu, dalam waktu dekat kita akan layarkan Kapal Kemanusiaan untuk membawa kebutuhan logistik, terutama makanan dan minuman,” kata Ahyudin dalam keterangan tertulisnya.

Menurutnya, 1.000 ton beras dan 500 ton logistik berisi kebutuhan dasar untuk para pengungsi siap dilayarkan melalui Kapal Kemanusiaan ke Palu.

“Insyaallah. Menyusul juga akan dikirimkan dari daerah cabang-cabang ACT lainnya,” tambahnya.

Senada juga disampaikan Vice Presudent ACT Insan Nurrohman. Dijelaskannya, bahwa Kapal Kemanusiaan akan dilayarkan dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, juga dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.

Menurutnya, Kapal Kemanusiaan ACT ini akan langsung berangkat menuju Palu, Sulawesi Tengah. Dan berangkat  dengan membawa 1.000 ton beras dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

“Sementara dari Jakarta, kapal akan membawa sekitar 500 ton logistik campuran diantaranya kebutuhan dasar seperti selimut, tenda, genset, air minum, makanan bayi dan lain-lain,” terangnya.

Dari Tanjung Perak Surabaya, nantnya, dijelaskannya, Kapal Kemanusiaan akan menggunakan Kapal Republik Indonesia (KRI) Teluk Ende.

“Sekali lagi, Kapal Kemanusiaan ACT akan bersinergi dengan TNI AL. Beberapa waktu lalu, Kapal Kemanusiaan untuk Lombok juga menggunakan KRI Banjarmasin (592),” jelasnya.

“Insya Allah dari Tanjung Perak akan 1.000 ton logistik beras untuk Palu akan diangkut dengan KRI Teluk Ende dari TNI AL,” tambahnya.

Sementara itu, masih kata Insan menjelaskan, dari Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), ACT akan mengirimkan langsung 1.000 ton lagi bantuan beras untuk Palu dan Donggala.

“Beras dari Sidrap akan dikirimkan melalui jalur darat menuju Palu-Donggala. Lebih dulu dibanding Kapal Kemanusiaan berlayar,” terangnya.

“Bantuan beras juga akan dipasok dari Lumbung Pangan Wakaf (LPW) yang berada di Sidrap. Jalur darat dipilih untuk membawa beras dari Sidrap sampai Palu dan Donggala,” tambahnya. (*)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!
- Advertisement -


Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional