Menu

Komplotan Penggelapan Mobil Modus Rental di Bandar Lampung Dibongkar

  Dibaca : 892 kali
Komplotan Penggelapan Mobil Modus Rental di Bandar Lampung Dibongkar
Kapolresta Bandar Lampung Kombes Murbani tunjuk mobil curian (Foto: Istimewa)

Lampung.co – Tim gabungan Reskrim Polsek Tanjung Karang Barat dan Polresta Bandar Lampung membongkar komplotan penggelapan mobil dengan modus rental. Dua dari tiga pelaku berhasil diringkus.

“Tersangka ada tiga orang, yakni Dwi, Adi dan Agus (DPO). Dalam tiga bulan, mereka telah menggadaikan 14 unit mobil rental berbagai merek,” ujar Kapolresta Bandar Lampung Kombes Murbani Budi Pitono didampingi Kasatreskrim Kompol Harto Agung dan Kapolsek Tanjung Karang Barat Kompol Hapran, Jum’at (20/4/2018).

Pengakuan sementara, lanjut kapolresta, para pelaku sudah 14 kali melakukannya.

“Rental mobil dengan biaya Rp6 juta; lalu digadaikan dengan harga rata-rata Rp15 juta, dibagi tiga setelah dikurangi biaya rental awal,” kata Murbani, seperti dilansir seruji.co.id.

Saat merental, lanjut dia, mereka pakai kartu identitas asli sehingga korban percaya. Kemudian mayoritas korbannya tergiur dengan angka Rp6 juta sehingga kurang waspada.

Kapolresta menambahkan, kedua tersangka diringkus pada Selasa (17/4). Dwi ditangkap di sekitar rumahnya, Jalan Masjid Baiturrahman, Kelurahan Labuhan Dalam, Kecamatan Tanjung Senang.

Sedangkan Adi diringkus di Perum Bilabong Jaya Blok C5 Kelurahan Bilabong Jaya Kecamatan Langkapura.

Sementara itu, kedua tersangka mengaku uang hasil kejahatannya untuk memenuhi kebutuhan hidup.

“Tiap mobil yang bisa dirental mereka, kemudian langsung digadaikan di lokasi berbeda dengan berbagai alasan butuh uang cepat,” jelasnya.

Kedua tersangka mengaku sudah 14 kali melakukan aksi serupa dengan menyasar mobil yang disewakan secara pribadi ataupun lewat perusahaan rental mobil di Kota Bandar Lampung.

Selain menangkap kedua tersangka, Dwi (32) dan Adi (26), perburuan gabungan tim Tekab 308 juga berhasil mengumpulkan delapan unit mobil yang sudah digadaikan ketiganya. Mobil tersebut disita dari berbagai wilayah di Provinsi Lampung.

Kapolresta berpesan kepada warga yang `menerima mobil gadai` dari kedua tersangka untuk segera menyerahkan kendaraan tersebut sebelum didatangi tim Tekab 308.

“Jangan sampai dinyatakan sebagai salah satu penadah atau komplotan dari kedua tersangka,” tegas Murbani.

Tersangka Dwi dan Adi dikenakan Pasal 372 sub Pasal 378 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara. Berikut delapan unit mobil hasil kejahatan yang sempat digadaikan tersangka :

1. Mobil Toyota New Avanza 1.3 E MT putih bernopol BE 2832 YN.

2. Mobil Suzuki Karimun Wagon GS tahun 2017 hitam metalik bernopol BE 1026 DB.

3. Mobil Toyota All New Avanza 1300 E M/T tahun 2015 warna silver bernopol D 1491 ADD.

4. Mobil Toyota New Avanza hitam bernopol B 1613 C

5. Mobil Daihatsu Xenia putih bernopol B 1558 EUL

6. Mobil Toyota New Avanza putih bernopol BE 1565 GKE

7. Mobil Suzuki Karimun GS tahun 2017 warna putih bernopol BE 2715 CQ.

8. Mobil Daihatsu Calya oranye bernopol BE 1338 BE. (*/rus)

Iklan Baris
Jasa pembuatan website untuk lembaga atau bisnis. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Editor:
KOMENTAR

2 Komentar

  1. muin
  2. Firdaus

Banner Ads

- Iklan Layanan Masyarakat -
-Selamat Hari Raya Idul Fitri 1440 H-


Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional